Foto diambil dari : Kompas. com
Gangguan ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI) menyebabkan anak tidak buang air kecil atau volume buang air kecil sangat sedikit. Sebanyak 206 anak mengalami penyakit ini dan jumlah kematian akibat gangguan ginjal akut secara misterius pada anak mencapai 99 kasus di Indonesia menurut data dari Januari 2022.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta manyampaikan data terbaru kasus gagal ginjal akut misterius pada anak di Ibu Kota.
Berdasarkan data per 24 Oktober 2022, kasus gangguan ginjal akut pada anak mencapai 90 kasus di Jakarta.
Angka ini meningkat dari data sebelumnya yang dilaporkan Dinkes DKI per Sabtu (22/10/2022), yakni 86 kasus.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes DKI Jakarta Luigi mengungkapkan, kasus gangguan ginjal akut pada anak mayoritas terjadi pada anak laki-laki dan rentang usia kurang dari dua tahun.
Dari 90 kasus yang dilaporkan dari rumah sakit di Jakarta, pasien yang berdomisili di Jakarta hanya 56 persen.
Gejala yang paling banyak dialami pasien gangguan ginjal akut misterius, yakni demam, malaise atau letargi, penurunan kesadaran, dan gangguan saluran cerna.
Sejauh ini, belum ditemukan penyebab pasti penyakit tersebut.
Meski begitu, Kemenkes mengambil langkah untuk menyetop sementara penjualan obat sirup yang dinyatakan tidak aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).





