Indosuara -- Seorang pria di Miaoli dipenjara karena diduga meletakkan tabung gas seberat 4 kilogram di jalur kereta api di Kabupaten Miaoli. Kejadian ini terjadi pada 2 Mei dan mengakibatkan kerusakan pada sebuah kereta api, kata polisi kereta api pada hari Jumat.
Dikutip dari Focus Taiwan, jaksa distrik Miaoli mengajukan izin pengadilan untuk menahan tersangka, yang bermarga Chen (陳), Rabu malam karena keseriusan kejahatan yang dituduhkan dan kekhawatiran bahwa pria itu dapat melarikan diri dari Taiwan. Permintaan penahanan disetujui pada hari Kamis, tambah polisi.
Menurut kantor polisi perkeretaapian, mereka mengorganisir tim investigasi segera setelah menerima laporan tentang insiden bahwa kereta ekspres menabrak tabung gas yang ditempatkan di jalur saat melaju di jalur kereta api utara di Kotapraja Zhunan Miaoli pada dini hari Mei. 2.
Tim kemudian menemukan Chen tertangkap kamera CCTV mengendarai sepeda, membawa tabung gas ke jalur kereta api, dan mengganti pakaiannya tak lama kemudian, yang menurut polisi sangat mencurigakan.
Ketika Tze-Chiang Express 272 melewati tabung gas 4 kg, sebagian pipa airnya rusak dan kereta terpaksa berhenti pada pukul 5:42 pagi hari itu, kata polisi kereta api.
Tujuh layanan kereta api dan sekitar 840 penumpang terkena dampak insiden hari itu, kata polisi, mencatat bahwa surat perintah telah dikeluarkan untuk penangkapan Chen pada 7 Mei setelah penyelidikan berhari-hari.
Pria berusia 46 tahun, yang tinggal di Hsinchu dan bekerja paruh waktu di daerah Hsinchu dan Miaoli, akhirnya ditangkap pada hari Rabu di Miaoli.
Setelah interogasi polisi, Chen diserahkan ke jaksa di Miaoli untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran terhadap keselamatan publik, tambah polisi.
Jika terbukti bersalah, Chen bisa menghadapi hukuman minimal lima tahun penjara karena berusaha menyabotase pengoperasian kereta yang membawa penumpang, menurut KUHP, kata jaksa penuntut.
Rincian lebih lanjut terkait insiden tersebut akan diklarifikasi selama beberapa hari ke depan, tambah mereka.
Menanggapi kejadian tersebut, Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA) mengucapkan terima kasih kepada polisi atas penyelidikan mereka atas kasus tersebut, dan mengatakan akan meminta kompensasi sesuai hukum.
TRA juga mengatakan akan meningkatkan patroli kereta api dan mengambil tindakan tambahan untuk memastikan keamanan jalur kereta api di sekitar Taiwan.





