Foto diambil dari CNA.
Sekitar 630 ikan mati ditemukan di Sungai Dawulun, Keelung, pada hari Selasa (13 Agustus). Kadar oksigen rendah adalah alasan atas kematian ikan-ikan tersebut.
Seperti yang dilansir dari CNA, Departemen Perlindungan Lingkungan Keelung mengirim tim untuk memindahkan ikan dan menguji kualitas air. Tim tersebut menemukan kadar oksigen yang sangat rendah di sungai.
Direktur Departemen Ma Chung-hao (馬仲豪) mengatakan kru berharap dapat menyelesaikan pembersihan ikan mati tersebut pada Selasa sore. Sampel air menunjukkan kadar oksigen terlarut yang sangat rendah, yaitu 0,76 mg/L di sungai, dibandingkan dengan kisaran normal 3 mg/L.
Pejabat juga akan menyelidiki kemungkinan pencemaran air limbah. Mereka yang melanggar peraturan pengendalian pencemaran air dengan menggunakan pestisida atau pupuk, membuang limbah, atau membuang polutan di area yang ditentukan akan dikenakan denda sebesar NT$30.000 (US$926) hingga NT$300.000 (US$9257).





