Foto diambil dari : Taiwan News
Seorang pria ditangkap pada Minggu (24 April 2022) karena diduga menjual sertifikat vaksinasi COVID-19 palsu secara online.
Hari itu, iklan di platform belanja online seperti Shopee muncul, menawarkan untuk menjual "kartu kuning kecil" Taiwan seharga NT$500 dan stiker vaksinasi untuk kartu NHI seharga NT$40. Kartu dijual dengan berisi catatan tiga vaksinasi yang telah selesai, sedangkan nama dan nomor identitas dikosongkan untuk diisi oleh pembeli nanti.
Setelah diberitahu oleh konsumen, Korps Investigasi Kriminal Kota New Taipei meluncurkan penyelidikan.Mereka segera menemukan tersangka karena catatan vaksin pribadinya terlihat di kartu.
Setelah memeriksa catatan vaksin di klinik yang dia kunjungi, polisi mengidentifikasi tersangka merupakan seorang pria berusia 27 tahun bermarga Zheng (鄭) yang tinggal di Distrik Banqiao Kota New Taipei. Petugas segera pergi ke kediaman Zheng dan menangkapnya sekitar pukul 8 malam kemarin.
Zheng, yang saat ini menganggur, mengatakan bahwa ketika dia mengetahui bukti tiga vaksinasi COVID-19 diperlukan untuk memasuki berbagai tempat di Taiwan, dia memutuskan untuk mencoba mencari untung dengan menjual salinan sertifikat vaksinnya. Dia kemudian mengaku memasang kartu vaksin untuk dijual di platform online.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau menggunakan sertifikat vaksin palsu karena tidak hanya dapat menyebabkan pelanggaran dalam pencegahan epidemi tetapi juga mengakibatkan denda hingga NT$15.000 karena melanggar Pasal 70 Undang-Undang Pengendalian Penyakit Menular.









