Foto diambil dari : Focus Taiwan
Polisi pada hari Kamis mengatakan mereka sedang mencari tersangka yang menembaki kantor seorang anggota dewan Kota Tainan dan sebuah perusahaan swasta di Distrik Syuejia kota pada dini hari hari itu.
Sebuah laporan diterima tentang ledakan petasan di Zhongzhen Road pada pukul 3 pagi, tetapi petugas yang merespons menemukan pintu rol baja ke kantor Dewan Kota independen Hsieh Tsai-wang (謝財旺) penuh dengan sekitar 30 lubang peluru, kata polisi Syuejia.
Kerang kosong yang digunakan dalam penembakan juga ditemukan berserakan di lantai di tempat kejadian, tambah polisi.
Rekaman pengawasan menunjukkan bahwa tersangka, tiba dengan motor, berhenti di depan kantor dan menembak beberapa kali dengan senapan mesin ringan sebelum melaju pergi, katanya.
Polisi baru kemudian menemukan bahwa orang yang sama menembaki sebuah perusahaan teknologi sesaat sebelum tiba di kantor Hsieh, kata Komisaris Departemen Kepolisian Kota Tainan Fang Yeang-ning (方仰寧) kepada wartawan.
Penyelidik menemukan 58 selongsong peluru di tempat kejadian, kata Fang, seraya mencatat bahwa dua insiden di Syuejia tidak mengakibatkan adanya korban jiwa.
Menurut Anggota Dewan Kota Tainan Hsieh Lung-chieh (謝龍介) dari oposisi utama Kuomintang, perusahaan teknologi yang ditembaki dimiliki oleh Kuo Tsai-chin (郭再欽), seorang anggota komite eksekutif dari Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa.
Polisi saat ini berusaha mengidentifikasi pria bersenjata itu dan mecari motivasi kejahatan tersebut, kata komisaris.
Hsieh Tsai-wang adalah anggota dewan independen yang tidak mencalonkan diri untuk pemilihan ulang dalam pemilihan sembilan-dalam-satu yang akan datang bulan ini. Namun dia mendukung putrinya, Hsieh Shu-fan (謝舒凡), yang merupakan kandidat DPP, dan dia saat ini menggunakan kantornya sebagai kantor kampanyenya.
Anggota dewan mengatakan penembakan itu jelas bermotivasi politik, karena beberapa netizen telah menyerang pandangan politiknya dan putrinya secara online baru-baru ini.
Walikota Tainan Huang Wei-che (黃偉哲) mengatakan penembakan sedang diselidiki oleh jaksa setempat, menekankan bahwa menjaga ketertiban sosial dan memerangi kejahatan adalah prioritas polisi kota.





