Foto diambil dari : UDN News
Kepolisian Kota New Taipei menangkap seorang pria marga Chen dengan 2 orang lainnya yang merupakan buronan kejahatan. Ketiganya sedang berada tempat persembunyiannya di Distrik Yonghe dengan pistol dan tertangkap pagi ini(23 Desember). Tetapi, saat Chen melihat polisi datang dirinya melompat keluar jendela untuk melarikan diri, yang membuat petugas kepolisian melakukan 11 tembakan mengenai kakinya untuk menghentikannya. Didalam rumah polisi menangkap 2 orang lainnya, seorang pria dan wanita dengan 6 pistol.
Polisi mengatakan Chen telah buron dalam waktu yang panjang. Dia bersembunyi di sebuah rumah jalan FuHe「福和路」Distrik Yonghe, New Taipei. Dia juga melakukan modifikasi senjata tajam dirumah tersebut. Diduga pada bulan maret tahun ini di Ximending, dirinya menembak seorang polisi yang ingin menangkapnya.
Polisi menduga dirinya memiliki penyakit jiwa.
Pukul 7:55 pagi ini(23 Desember), polisi mendobrak pintu rumah Chen. Dia telah mendengar suara itu sebelumnya dan melihat bahwa polisi datang untuk menangkapnya. Dia pun berlari keluar jendela, dan melompat turun tanpa ragu-ragu dan mulai melarikan diri. Setelah melihat polisi berkumpul, dia naik ke atap dan melompat ke rumah tetangga, dan melarikan diri.
Di tempat kejadian, terdapat 25 petugas polisi. Saat Chen melarikan diri, polisi melihat ia memasukkan tangan nya ke kantong sakunya dan mengeluarkan pistol, polisi takut dia akan kembali menembak polisi atau menembak warga sekitar sehingga polisi menembakkan 11 tembakan dibagian kaki Chen.
Dia diborgol dan ditangkap pada pukul 8:25. Polisi menangkap 2 orang lainnya, 1 wanita dan 1 pria di rumahnya setelah kejadian. Dilaporkan bahwa mereka tinggal bersama dan mengkonsumsi narkoba. Polisi menyita 6 pistol modifikasi, alat pembuat senjata, amfetamin dan barang terlarang lainnya.





