Foto diambil dari : Taiwan News
Pada Rabu (26 Oktober 2022), jasad manusia ditemukan di dalam tong berisi beton di Taichung. Meski pihak berwenang sedang menunggu hasil tes DNA, informasi lebih lanjut telah terungkap tentang kemungkinan identitas korban.
Polisi percaya bahwa korban, seorang pria berusia 40-an, kemungkinan adalah pacar wanita sebelumnya, bermarga Tsai (蔡), yang menyewa ruang pabrik. Pria bermarga Chen (陳), hilang pada usia 48 tahun, dan terakhir terlihat pada 13 Maret 2019, di sebuah perusahaan tempat Tsai yang berusia 33 tahun bekerja.
Menurut SETN, Chen terlibat dalam pertengkaran kekerasan terkait dengan penagihan utang sebelum dia menghilang. Ketika petugas menyelidiki kasus ini pada tahun 2019, Tsai diinterogasi dan dilaporkan mengatakan kepada petugas, “Saya tidak tahu ke mana dia melarikan diri.”
Mayat yang ditemukan di dalam tong, meskipun sangat membusuk dan tidak dapat dikenali, kira-kira sama dengan tinggi dan bentuk tubuh Chen sebelum dia menghilang. Kesamaan lainnya adalah adanya tato besar di punggung atas, lapor SETN.
Pada Kamis (27 Oktober 2022), Tsai ditetapkan sebagai orang yang berkepentingan dalam kasus yang masih dalam penyelidikan. Hasil dari tes DNA untuk memastikan identitas mayat itu harus dirilis minggu depan.





