Divisi Pengaduan Gabungan Tenaga Kerja Bersolidaritas GANAS, sebuah komunitas yang concern pada isu pekerja migran Indonesia di Taiwan, mengingatkan agar pekerja migran terutama yang bekerja di sektor domestik untuk tidak menduplikasi kunci rumah majikan. Ini penting agar tidak terbelit kasus hukum.
Menurut GANAS, banyak maksud pekerja migran sektor domestik menduplikasi kunci rumah majikan. Namun maksud hati ingin mencari aman namun justru berakibat harus berhadapan dengan hukum. Hal ini sapah satunya dialami oleh PMI di Taiwan berinisial N.
“Itu yang saat ini dialami oleh Mbak N salah satu PRT yang bekerja di wilayah Tainan yang tinggal hanya serumah dengan pasien dengan kondisi lumpuh,” tutut GANAS melalui akun media sosialnya.
Kronologisnya, suatu hari kunci rumah yang diberikan majikan itu hilang. N, PMI tersebut, kemudian berinisiatif memanggil tukang kunci dan menduplikasi kunci tersebut tanpa beritahu majikan lebih dulu.
Mulanya hal ini tak menjadi masalah hingga suatu hari majikan datang untuk meminta salah satu kunci yang menjadi satu dengan kunci yang diberikan kepada N. N lantas memberitahu majikan bahwa semua kunci tersebut hilang.
“Dan interogasi mulai dari sini pun terjadi,” tutur GANAS.
Ternyata dari paket kunci yang hilang ada satu kunci brankas barang berharga milik pasien. Karena kunci hilang terpaksa brankas di buka paksa.
“Dan di sinilah awal petaka Mbak N. Ada barang dan uang pasien yang hilang dan berkurang. Padahal Mbak N selama ini tidak mengetahui jika kotak tersebut berisi barang berharga walau dia yang pegang kunci tersebut sebelum hilang! Dia hanya mengelap bagian luar,” demikian penuturan N ke GANAS COMMUNITY.
Majikan tidak terima dan melaporkan ke polisi atas tuduhan pencurian. Saat ini N sudah dijemput agency dan menunggu proses penyelidikan. GANAS pun berharap ada titik terang akan kasus ini dan N bisa lolos dari semua tuduhan yang berujung ke kasus kriminal.
“Dari kasus ini kita bisa ambil pembelajaran bahwa kunci rumah adalah barang yang penting adapun jika hilang segera beritahu majikan. Lebih baik di selesaikan sedari awal agar ada solusi yang lebih aman,” tutur GANAS.





