**Indosuara **- Seorang pekerja migran Indonesia di Taiwan mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan dirinya memerlukan perawatan intensif. Pekerja tersebut bernama Endrih, berasal dari Pemalang dan kini bekerja di sebuah perkebunan di kawasan Miaoli. Kondisi Endrih sendiri sekarang belum sadarkan diri dan masih dirawat di Rumah Sakit di Taichung.
Kabar tersebut diterima Indosuara dari rekan-rekan pekerja migran. Mahendra, salah satu kerabat korban di Taiwan menyebut berdasarkan informasi yang ia dapat dari pihak kepolisian, Endrih mengalami benturan hebat di bagian kepala. Dalam CCTV yang diperlihatkan kepada Endrih, tampak sebelum kecelakaan, Endrih yang tengah mengendarai motornya terjatuh di tikungan tajam. Dan ia membentur trotoar yang ada di tikungan itu.
"Itu kejadiannya sekitar jam 5 sore. Dia mau pergi, tapi belum sempat sampai ke tempat tujuan, terjadilah musibah ini," kata Hendra.
Hendra menyebut ketika ia menerima kabar tersebut, Endrih telah dilarikan ke rumah sakit oleh Polisi. Mulanya, Endrih dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun karena kondisinya cukup serius, Endrih dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar di Taichung.
"Karena pendarahan terus, rumah sakit yang pertama enggak sanggup. Akhirnya dibawa ke Taichung dan sekarang masih di sana," kata Mahendra.
Menurut Mahendra, berdasarkan informasi dari dokter, kondisi Endrih sebetulnya berangsur-angsur ada kemajuan. Namun hingga Jumat (24/2/2023), Endrih belum juga sadarkan diri.
"Mohon doanya," ucap Mahendra.
Untuk meringankan beban pengobatan Endrih, sejumlah pekerja migran Indonesia yang ada di Taiwan berinisiatif membuka penggalangan dana. Indosuara melalui Indosuara Peduli telah memberikan donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan Endrih selama proses penyembuhan dan pemulihan.
Sementara bagi para pembaca Indosuara yang hendak berderma dan memberikan uluran tangan bisa melalui rekening 077-10-09414-5 di Mega Bank (017) atas nama Udin Komarudin. Selain itu bisa juga menghubungi 0968855414 jika telah memberikan bantuan agar tercatat lebih baik.





