Foto: pts.org.tw
Pekerja Migran asal Indonesia Dee Anne punya cara positif menghabiskan hari liburnya di Taiwan. Cara ini tidak hanya membuat dirinya lebih dikenal orang tetapi juga bisa membuat dirinya menyalurkan hobi dan menghilangkan stress. Soalnya, Anne kerap mengunakan waktu libur membuka kelas melukis di daerah Taichung. Lukisannya juga khas yakni lukisan “Mandala”.
Mengutip pts.org.tw, Ia membuka kelas ini dibantu oleh oleh organisasi 1095. Di kelas yang ia buka, ia tidak hanya membimbing PMA, tetapi juga warga Taiwan melepaskan stress dengan cara melukis gambar Mandala. Dikutip dari PTS, Anne berdiri di depan papan tulis dan memperagakan cara menggambar pola mandala. PMI yang telah bekerja di Taiwan selama enam tahun ini, sehar-hari bekerja menjaga lansia. Namun di luar itu, ia suka menggambar sejak kecil dan sejak menyelami seni mandala tahun 2018 langsung tertarik dengan cara melukis yang santai ini
Lukisan mandala jadi metode relaksasi jiwa dan raga yang disukai PMA. Bagi Anne, lukisan mandala sebenarnya adalah semacam meditasi spiritual. Pelajar bisa mendapatkan semacam relaksasi fisik dan mental lewat lukisan. Ini merupakan metode relaksasi sederhana bagi orang zaman sekarang yang hidup dan bekerja dalam lingkungan bertekanan tinggi, terutama PMA.
Anne bertemu dengan "1095", sebuah organisasi nirlaba yang berlokasi di Taichung, tahun 2016, dan sejak itu ia memulai perjalanan seninya di Taiwan. Karena karyanya sarat dengan ciri khas perorangan yang unik, ia juga mengadakan pameran tunggal ahun 2016, dan atas dukungan 1095, Anne juga menjabat sebagai guru kelas melukis mandala untuk memperkenalkan keterampilan melukis mandala kepada lebih banyak PMA dan warga Taiwan.





