Foto diambil dari CNA.
Depresi tropis di perairan timur Filipina berpotensi menjadi badai tropis ke-11 tahun ini, dijuluki dengan nama Yagi. Badai tersebut secepatnya pada Senin (2/9) diprediksikan membawa hujan ke Taiwan, kata Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA), sambil mengeluarkan peringatan panas untuk 14 kota dan kabupaten.
Menurut pemrakira cuaca Ye Zhi-jun (葉致均 ) dari CWA, meskipun sistem tropis ini dapat menjadi topan dalam waktu dekat, jalur pergerakannya masih tidak pasti. Ada kemungkinan akan melewati Selat Bashi menuju Laut Tiongkok Selatan atau berbelok ke timur laut dan bergerak menuju laut selatan Jepang
Cuaca di Taiwan dari Kamis hingga Sabtu minggu ini diperkirakan akan tidak stabil karena terkena pinggiran luar Yagi atau terdampak langsung, kata ahli cuaca Wu Der-rong (吳德榮).
Suhu panas akan berlanjut pada hari Senin dengan cuaca cerah hingga berawan di seluruh pulau. Mulai Selasa malam hingga Rabu, kelembapan akan meningkat seiring pergerakan depresi tropis, menyebabkan hujan singkat di pantai utara, bagian timur, Semenanjung Hengchun, dan pegunungan Taipei, serta hujan petir di sore hari di daerah lain, kata Yeh.
CWA mengatakan Taiwan mungkin mengalami satu atau dua badai tropis atau topan dari September hingga November, meski jumlahnya diperkirakan sedikit lebih rendah dari biasanya.
Namun, badai yang mempengaruhi Taiwan pada musim gugur bisa membawa hujan lebat karena seringkali disertai angin musim dingin dari timur laut, menurut badan tersebut.





