Foto diambil dari : UDN News
Seorang pria bermarga Wu ditemukanmengoperasikan perdagangan manusia. Ada banyak gadis muda dari Thailand, Vietnam dll dan lebih dari 10 pelanggan pria dalam satu hari. Taoyuan, Departemen Imigrasi Tim khusus menindak kasus ini pada tanggal 16 Maret 2022. Mereka menangkap seorang tamu pria yang sedang telanjang dan seorang wanita muda yang sedang "berhubungan" di tempat tidur. Polisi juga menyita kondom, pelumas, dll, dan mengirim Wu untuk pemeriksaan.
Tim Pelayanan Khusus Taoyuan menyatakan bahwa mereka menerima laporan bahwa Wu (53 tahun) menyewakan beberapa suite di lantai 3 untuk memasok wanita muda dari Asia Tenggara(Thailand, Vietnam, Indonesia, Filipina dll) untuk tinggal.
Tim khusus mengatakan bahwa setelah lebih dari dua bulan mencari bukti, mereka melapor ke Kantor Kejaksaan Distrik Taoyuan, Chen Chiayi untuk mengarahkan kantor investigasi. Pada tanggal 16 Maret 2022, mereka datang ke tempat kejadian untuk penggeledahan dan mendobrak pintu. Mereka menangkap seorang tamu pria bermarga Yang dan seorang gadis asal Vietnam yang sedang “berhubungan”di tempat. Keduanya kaget ketika melihat staf tim khusus datang ke pintu, dan mereka hanya bisa mengambil selimut dan membungkus diri mereka.
Tim khusus juga menemukan bahwa Wu juga mempekerjakan karyawan bermarga Zhang (27 tahun) dan Li (27 tahun), dan bekerja sama dengan agen asal Indonesia (36 tahun) untuk akses kontrol di suite dan membawa tamu untuk memilih wanita muda.
Wu juga mengakui bahwa menurut penampilan dan sosok wanita muda itu, setiap kali dia menawarkan satu set lengkap transaksi seks kepada klien pria, mulai dari 2.500 NTD hingga 7.000 NTD, tetapi wanita muda hanya dapat keuntungan sekitar 800 NTD hingga 1.300 NTD di setiap kalinya, lalu sisa dari uang yang didapat akan diambil oleh Wu.
Pada saat penggeledahan, polisi juga menyita 26.900 NTD uang tunai, 350 kondom, 5 cairan pelumas, dan buku transaksi seks juga disita di tempat kejadian. Tamu, 2 wanita asal Vietnam dan 1 wanita asal Thailand akan dihukum sesuai dengan Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial.





