Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Taiwan diperkirakan akan mengalami cuaca lebih dingin karena penguatan angin timur laut, dengan suhu diperkirakan turun 10 derajat Celcius di wilayah utara pada hari Jumat, menurut Central Weather Administration (CWA).
Dikutip dari Focus Taiwan, Taiwan Utara diperkirakan akan mengalami suhu tertinggi 20-23 derajat, yang akan menjadi penurunan besar dari suhu 30 derajat yang terlihat di wilayah Taipei pada hari Kamis, kata peramal cuaca CWA Chang Cheng-chuan (張承傳) kepada CNA.
Udara dingin akan relatif sejuk, dengan suhu terendah 17-19 derajat di seluruh pulau diperkirakan dari Jumat hingga Sabtu, kata Chang.
Sementara itu, hujan singkat diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Taiwan utara dan separuh timur Taiwan, serta Semenanjung Hengchun di selatan mulai Jumat hingga keesokan harinya, katanya.
Suhu akan mulai meningkat seiring melemahnya sistem angin pada hari Minggu, sementara hujan singkat diperkirakan akan terus berlanjut di beberapa daerah, tambah peramal cuaca tersebut.
Menurut Chang, cuaca dingin akan kembali terjadi di pulau itu minggu depan dengan datangnya cuaca dingin.
Suhu diperkirakan akan turun hingga 13-14 derajat di Taiwan tengah dan utara pada pagi hari tanggal 8 Februari, sementara daerah lain mungkin mengalami suhu terendah 16 derajat, katanya.
Suhu dingin diperkirakan akan bertahan hingga 10-11 Februari, dimana suhu terendah 11-12 derajat dapat terlihat di wilayah utara.
Selain cuaca dingin, curah hujan juga diperkirakan terjadi di banyak wilayah Taiwan pada tanggal 7-9 Februari karena efek sistem awan yang bergerak ke arah timur menuju pulau tersebut, tambahnya.





