Foto: LTN news
Indosuara — Kereta cepat Taiwan (台灣高鐵) tujuan Taichung pada malam hari tanggal 17 mengalami insiden, ketika seorang pria asing yang membeli tiket tempat duduk bebas (gratis) menempati kursi yang sudah dipesan. Saat petugas keamanan mencoba membujuk, terjadi konflik di antara keduanya. Pria tersebut bahkan berusaha merebut peralatan keamanan milik petugas. Petugas keamanan segera menanggapinya dengan mencekik dan melemparkannya ke atas bahunya.
Proses ini terekam oleh seorang penumpang dan diunggah ke dalam grup. Biro Kepolisian Kereta Api menyatakan bahwa jika kedua belah pihak mengajukan tuntutan hukum, hal tersebut akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.
Dilansir oleh LTN News, pada malam tanggal 17, Pusat Polisi Kereta Api Distrik Taichung (鐵路警察局台中分局) menerima laporan dari petugas stasiun kereta cepat bahwa pada pukul 23.55, seorang wisatawan asing di gerbong ke-8 kereta nomor 567 (kereta terakhir) melakukan perilaku aneh di dalam kereta, berpindah-pindah tempat tanpa tujuan yang jelas. Pihak stasiun meminta bantuan dari pihak kepolisian untuk menangani situasi tersebut.
Kereta tersebut tiba di stasiun pada pukul 23.59, dan polisi segera menuju ke gerbong ke-8 bersama dengan petugas keamanan kereta dan staf stasiun untuk meminta wisatawan turun dari kereta dan mengarahkannya ke meja layanan.
Pihak kepolisian menggunakan jalur darurat 1995 untuk membantu menerjemahkan dan memberitahu hak-hak yang terkait kepada individu tersebut. Setelah tidak menunjukkan kebutuhan akan bantuan apa pun, pada pukul 02.07 dini hari, individu tersebut memutuskan untuk meninggalkan stasiun secara mandiri. Namun demikian, dilaporkan bahwa petugas kereta cepat pada saat itu menemukan seorang wisatawan asing yang membeli kursi bebas (gratis) menempati kursi yang sudah dipesan, dan segera membujuknya.
Dalam proses tersebut, wisatawan tersebut mencoba merebut peralatan petugas keamanan. Oleh karena itu, untuk menjaga ketertiban di kereta, insiden tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Rincian lebih lanjut mengenai kasus ini tidak dapat diungkapkan oleh perusahaan kereta cepat karena melibatkan privasi wisatawan.
Berdasarkan rekaman video yang diambil oleh penumpang lain di gerbong, terlihat seorang petugas keamanan kereta cepat yang mengenakan rompi taktis berwarna biru mencekik pria asing tersebut dengan siku, menekannya ke jendela gerbong, dan kemudian melakukan teknik lemparan ke atas bahu untuk menjatuhkannya di lorong gerbong. Menyikapi hal ini, Biro Kepolisian Kereta Api menyatakan bahwa setelah kedua belah pihak turun dari kereta di stasiun, mereka masing-masing pergi tanpa mengajukan tuntutan. Namun, jika kedua belah pihak kemudian memilih untuk mengajukan tuntutan hukum, pihak berwenang akan menindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.





