Foto diambil dari UDN.
Wanita bermarga Zhang di Kota Taoyuan jatuh ke dalam perangkap kencan online. Seorang pria terus memanggilnya "sayang" dan hampir mengirimkan uang NT$ 520.000 ke penipuan kelompok yang mengaku sebagai "insinyur Italia".
Pada saat yang sama, ada juga seorang wanita bermarga Ruan yang hampir tertipu di tempat yang sama. Ia hampir mentransfer NT$ 300.000 kepada kelompok penipu yang berpura-pura menjadi kekasihnya dari Hong Kong.
Cabang Polisi Luzhu menerima laporan pada jam 9 pagi pada tanggal 25 Juni. Dua wanita dengan wajah bingung pergi ke China Trust Cabang Nankan. Mereka akan mengirimkan sejumlah besar uang di konter, dan akhirnya pihak bank menghubungi polisi untuk menyadarkan mereka.
Salah satunya, seorang wanita bermarga Zhang (69 tahun), bertemu melalui LINE dengan seorang insinyur pria yang mengaku telah lama bekerja di Italia. Dia pertama kali ditangkap oleh kata-kata manis pria itu seperti "Dear" dan "My Love", dan kemudian percaya bahwa pria tersebut meminta uang untuk mengganti kapalnya yang bermasalah. Ia mengatakan bahwa suku cadang harus diganti dalam waktu 7 hari membutuhkan pengiriman uang sebesar 15.800 Euro (sekitar NT$527.453) ke luar negeri, dengan harapan dia akan kembali ke Taiwan untuk segera bertemu.

Wanita lain yang bermarga Ruan (37 tahun) bertemu dengan seorang pria yang mengaku sebagai warga negara Hong Kong di Facebook. Dia juga tidak dapat menahan serangan kata-kata manis, percaya bahwa "ibu sakit" dan kekasihnya memerlukan uang. Ia pun bergegas ingin mengirimkan uang sebesar NT$ 30,000 pada kekasihnya.
Setelah polisi tiba di tempat kejadian untuk memahami situasi, mereka memecahkan penipuan dengan panitera. "Insinyur Italia" memberi Zhang akun Indonesia, yang sama sekali tidak ada di Italia. "Pria Hong Kong" memberi Ruan akun Taiwan. Ruan awalnya membantu kelompok penipu untuk berbicara, dengan mengatakan, rekening itu milik bosnya. Untungnya, polisi berhasil menyakinkan mereka bahwa itu hanyalah penipuan.




