Foto diambil dari : UDN News
Seorang pria berusia 44 tahun bermarga Chen di Distrik Taishan, New Taipei City, menikam salah satu debt collector sampai tewas karena datang menagih utang 30.000 NTD. Melihat hal tersebut, kelima debt collector lainnya bergegas turun dan menelepon 119, lalu pergi. Setelah Chen melakukan pembunuhan, dia dan pacarnya melarikan diri ke Keelung untuk bersembunyi. Pagi ini(9 Maret 2022), polisi menangkap Chen di Keelung dan saat ini sedang diselidiki.
Menurut penyelidikan seorang pria berusia 44 tahun bermarga Chen saat ini menganggur dan tinggal sementara waktu di lantai dua sebuah kios pinang yang dijalankan oleh saudaranya, di Jalan Xinbei, Distrik Taishan, Kota New Taipei. Bertahun-tahun yang lalu, Chen yang berusia 44 tahun ingin membeli sepeda motor dan meminjam 30.000 NTD dari seorang teman berusia 46 tahun yang bermarga Chen.
Kemarin malam(8 Maret 2022), kreditur bermarga Chen mengirim pesan kepada pengutang bermarga Chen, mengatakan bahwa ia akan mengirim orang untuk menagih utang, sekitar pukul 8 tadi malam, Chen dan pacarnya berada di kediaman mereka di Jalan Xinbei di Taishan. Tanpa diduga, kreditur Chen membawa dua mobil dan 6 pria ke rumah Chen untuk mendesaknya untuk membayar hutang.
Ketika 6 pria naik ke atas, pengutang Chen mengambil parang sepanjang 40cm dan menikam di bagian bawah tulang selangka kiri salah satu pria marga Yang berusia 44 tahun, Yang pun tewas ditempat.
Yang menderita luka tusukan sepanjang 2 x 2 cm di bawah tulang selangka kirinya. Dia berceceran darah dan terjatuh. Kreditur bermarga Chen ketakutan dan bergegas turun dengan empat pria lainnya. Dia menelepon 119 untuk meminta bantuan dan pergi. Pengutang bermarga Chen dan pacarnya bermarga Lin melihat lima penagih utang dan pergi. Mereka naik motor bersama ke Distrik Banqiao, dan menaiki taksi kemudian bersembunyi di sebuah hotel di Jalan Renwu.
Polisi meninjau rekaman pengawasan di sepanjang jalan dan mengidentifikasi rute pelarian pengutang bermarga Chen. Sekitar jam 5 pagi ini, Chen dan Lin bersembunyi disebuah hotel dan saat penangkapan ditemukan narkoba didalam tas Lin, sehingga keduanya dikirim ke kantor polisi dengan dugaan narkoba dan pembunuhan.





