Foto diambil dari LTN.
Kakek Zhang, yang terbaring di tempat tidur dengan anggota badan yang lumpuh karena demensia, harus sering membalik dan mengubah posturnya. Atty, seorang pengasuh Indonesia di rumah, sempat membantunya untuk membalikkan badan. Namun karena tidak tahu pengetahuan medis, ia menyebabkan cedera pinggang Kakek Zhang.
Majikan meminta Biro Tenaga Kerja untuk Layanan Keterampilan Perawatan Pekerja Asing sektor rumah tangga. Setelah petugas perawatan profesional dan penerjemah pergi ke rumah untuk memberikan bimbingan, akhirnya Atty mendapatkan ketrampilan bagaimana mengubah, menggeser, dan memandikan Kakek Zhang sehingga pasien menerima perawatan yang tepat dan meringankan beban Atty.
Chen Ruijia, Direktur Biro Tenaga Kerja Pemerintah Kota New Taipei, menyebutkan bahwa ada 89.719 pekerja migran di Kota New Taipei, dimana sekitar 40% adalah pekerja home care, mencapai lebih dari 34.000. Dalam rangka meningkatkan keterampilan perawatan dari pekerja perawatan, Pemkot New Taipei mengunjungi rumah untuk memandu layanan keterampilan perawatan pekerja asing. Mereka juga menyediakan bantuan pelatihan untuk keluarga yang secara legal mempekerjakan pekerja perawatan asing.
Bagi keluarga yang ingin mengajukan permohonan bimbingan pengasuh profesional gratis melalui 1966, dan mendemonstrasikan berbagai item termasuk cara pelatihan mandi, mengelap di tempat tidur, berganti pakaian, keterampilan praktis seperti perawatan mulut, membalik untuk menepuk punggung, bergeser, kegiatan dasar bersama, dan lainnya. Pemkot telah menyediakan lebih dari 500 layanan keluarga setiap tahun, dan juga mengurangi kemungkinan cedera perawatan yang disebabkan oleh kesalahan tindakan pekerja yang kurang pengetahuan medis.
Chen Ruijia mengatakan bahwa dalam layanan bimbingan rumah, penerjemah menemani instruktur ke rumah, yang dapat mengurangi hambatan bahasa antara pengajar dan pekerja.





