Foto: Taiwan News
Indosuara β Belum ada jadwal pasti untuk keputusan mengizinkan pekerja migran menerima pekerjaan di sektor perhotelan, kata Kementerian Tenaga Kerja (MOL) pada Kamis (15 Februari).
Dikutip dari Taiwan News, sektor perhotelan mulai mendesak pemerintah pada tahun lalu untuk mendatangkan pekerja, dan MOL berjanji untuk mempelajari masalah ini. Operator hotel mengatakan mereka menghadapi kekurangan 8.000 pekerja, termasuk 5.500 petugas kebersihan.
Menurut MOL, Dinas Pariwisata telah mengajukan proposal pada awal Februari, namun pertemuan akademisi ingin mendapatkan rincian lebih lanjut. MOL sedang menunggu tanggapan pemerintah sebelum mengadakan diskusi lebih lanjut, menurut CNA.
Wakil Menteri MOL Chen Ming-jen (ι³ζδ») menekankan alternatif bagi pekerja asing, termasuk perempuan yang kembali bekerja, staf paruh baya dan senior, dan pekerja yang dilatih ulang. Akademisi juga menyarankan lebih banyak diferensiasi antara hotel dan bed and breakfast, dengan tingkat gaji yang berbeda.
Chen mengatakan tidak ada cara tunggal untuk mengatasi kekurangan staf di sektor perhotelan, sehingga metode yang berbeda harus diterapkan secara bersamaan. Diakuinya, kondisi perhotelan belum berkembang sesuai harapan, meski pada akhir tahun 2023 sudah ada beberapa perbaikan.





