Foto: Taipei Times
Indosuara -- Pemeriksaan tempat kebersihan terhadap 81 jenis minuman es mengakibatkan 22 item minuman gagal dalam pemeriksaan pertama, dan tujuh lainnya gagal dalam pemeriksaan ulang, kata Departemen Kesehatan Pemerintah Kota Taipei kemarin.
Dikutip dari Taipei Times, musim panas adalah musim puncak untuk membeli minuman, departemen baru-baru ini melakukan pemeriksaan acak kedua terhadap kebersihan dan kualitas produk ini. Ini menguji 81 produk: 26 es serut atau es halus; 10 es batu yang bisa dimakan; 34 minuman es; dan 11 topping minuman. Pemeriksaan tersebut menghasilkan 22 item – atau 27,2 persen – gagal dalam pemeriksaan pertama, dan tujuh item – atau 8,6 persen – gagal dalam pemeriksaan kedua, katanya. Pihaknya menambahkan bahwa tujuh item ditemukan dengan tingkat Enterobacteriaceae melebihi batas 10 pembentuk koloni per mililiter.
Enterobacteriaceae adalah keluarga bakteri, dan diukur untuk menunjukkan kualitas mikrobiologi dan kebersihan makanan. Jika jumlah Enterobacteriaceae melebihi batas, makanan bisa terkontaminasi selama proses produksi, kata pejabat departemen kesehatan Huang Ching-yao (黃敬堯). Ia menambahkan bahwa menjaga makanan pada suhu kamar dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri.
Barang-barang yang gagal dalam pemeriksaan kedua adalah pasta apel dan berry Journey Kaffe Cabang Yang Guan, serta pasta coklat dan pisang; serbuk teh hitam TKK Fried Chicken Cabang Zhongxiao Dunhua; Teh oolong Alishan Cabang JLD Dragon Shihpai; Es krim rasa susu Ro Do Do Hot Pot Chongqing S Road Branch; Teh hijau Harayama Sun Woo Tea; dan teh hijau melati Cabang Taro Boba Tianjin, kata departemen itu.
Karena perusahaan dengan item yang gagal dalam pemeriksaan pertama diberikan waktu untuk melakukan perbaikan, perusahaan yang gagal dalam pemeriksaan kedua akan menghadapi denda sebesar NT$30.000 hingga NT$3 juta (US$975 hingga US$97.548) menurut Undang-Undang yang Mengatur Keamanan Pangan dan Sanitasi (食品安全衛生管理法), kata Huang.
Restoran harus memperhatikan produksi makanan dan kebersihan tempat kerja, dan harus memberikan pemeriksaan kesehatan rutin bagi karyawan, meminta mereka untuk mendisinfeksi tangan mereka, memastikan luka dibalut dengan benar dan sarung tangan kedap air dipakai saat menangani makanan, katanya.
Makanan harus disimpan di lemari es dan filter dispenser air serta pembuat es harus diganti secara teratur, tambahnya.





