Foto diambil dari : UDN News
Dilaporkan bahwa polisi telah mengidentifikasi seorang pria asal Thailand yang terlibat dalam kasus tersebut setelah penyelidikan, tetapi pria tersebut telah kembali ke negara asalnya dengan pesawat dan saat ini polisi setempat membantu menangani kasus tersebut.
Diketahui bahwa korban adalah sepasang suami istri bermarga Li, berusia 30-an. Istrinya adalah orang Taiwan, dan suaminya adalah orang Thailand. Mereka menetap di Taiwan setelah menikah. Jenazah 2 orang itu berada di bagian belakang mobil SUV mereka. Seluruh kasus saat ini sedang diselidiki oleh tim khusus dari Taoyuan, New Taipei dan Biro Kriminal, dan penyebab pasti kematian masih harus diklarifikasi oleh jaksa.
Dilaporkan bahwa korban bermitra dengan seorang pria Thailand di New Taipei sebagai agen tenaga kerja sebelum kematiannya, yang mengkhususkan diri dalam membantu pekerja migran asing mencari pekerjaan. Kedua belah pihak baru-baru ini berdebat tentang masalah pembagian keuntungan, dan mereka juga telah mengatur untuk bertemu dan berunding di Distrik Tucheng, New Taipei City.
Untuk menemukan orang, kerabat dan teman mencari melalui berbagai saluran untuk mengetahui bahwa pasangan itu berselisih dengan pria asal Thailand. Pria tersebut menanyakan kepada orang lain tentang keberadaan pasangan itu, orang tersebut berkata dengan dingin, "Pergi ke Stasiun Qingpu rel kecepatan tinggi untuk menemukan mereka", dan akhirnya ditemukan bahwa kedua orang itu telah meninggal dengan 2 janin bayi di perut perempuan tersebut.





