Foto: TVBS
Indosuara — Pada malam tanggal 26, terjadi insiden pembunuhan di sebuah asrama pekerja migran di Distrik Rende, Tainan (臺南市仁德). Seorang pria berusia 19 tahun asal Vietnam, bermarga Shen (申), diduga terlibat perselisihan dengan dua pekerja migran lain dari negara yang sama mengenai masalah kebersihan. Shen, yang tidak bisa menahan amarahnya, masuk ke dalam kamar dan mengambil pisau buah, lalu menyerang seorang pria bermarga Li (黎) yang berusia 20 tahun, menyebabkan korban kehilangan banyak darah dan meninggal di rumah sakit.

Foto: TVBS
Dilansir oleh TVBS, insiden pembunuhan di asrama pekerja ini terjadi sekitar pukul 8 malam. Ketiga pekerja migran asal Vietnam tersebut terlibat perselisihan mengenai masalah kebersihan di tempat tinggal mereka.
Saksi mata yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke polisi. Namun, Li yang terluka parah ditemukan tergeletak di tangga dan tidak sadarkan diri. Petugas polisi dan pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera membawa Li ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong karena kehilangan banyak darah. Polisi segera menangkap Shen dan menyita pisau yang digunakan dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi awal, Shen dan Li adalah pekerja migran asal Vietnam yang bekerja di perusahaan yang sama dan tinggal di gedung yang sama. Sebelumnya, mereka pernah terlibat pertengkaran mengenai masalah kebersihan. Pada malam tanggal 26, perselisihan kembali terjadi di tempat tinggal mereka yang berujung pada pertikaian fisik, di mana Li memukul Shen. Shen yang tidak bisa menerima perlakuan tersebut mengambil pisau dan melakukan pembunuhan. Polisi kemudian mengirim Shen ke Kejaksaan Negeri Tainan dengan tuduhan pembunuhan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Foto: TVBS





