Foto: LTN News
Indosuara — Seorang pria Vietnam berusia 34 tahun yang datang ke Taiwan dengan visa turis lebih dari setahun yang lalu namun tetap tinggal secara ilegal, tertangkap oleh polisi di Dali, Taichung (台中大里) pada kemarin malam sekitar pukul 8.
Dilansir oleh LTN News, pria tersebut mengendarai sepeda motor di Jalan Xinren Bagian 1 di kawasan Shijiujia, Dali (大里十九甲地區新仁路一段) pada sekitar pukul 8 malam. Kepala Kantor Polisi Cabang Wufeng (霧峰分局), Chen Zhao Shen (陳兆鉮), bersama dengan petugas polisi Xu Liang (徐諒) yang sedang berpatroli, merasa curiga dengan gerak-gerik pria tersebut dan mencoba menghentikannya untuk pemeriksaan. Namun, pria tersebut tiba-tiba mempercepat motornya dan melarikan diri dengan berkendara zig-zag, menyalakan lampu sein secara acak untuk mencoba mengelabui polisi yang mengejarnya. Polisi dengan sigap terus membuntuti dari belakang untuk menghentikannya.
Pria tersebut terus berkendara hingga ke gang di Jalan Yongfeng, Distrik Taiping (太平區永豐路), dan melihat ada mobil yang menghalangi jalan di depannya. Ia kemudian meninggalkan motornya dan menabrakkannya ke mobil yang sedang berhenti di lampu merah, menciptakan penghalang untuk menghambat polisi. Namun, polisi berhasil melewati motor yang terjatuh dan terus mengejarnya.

Foto: LTN News
Pria tersebut kemudian berlari tanpa alas kaki ke dalam gang, namun dikejar oleh polisi yang mengendarai motor. Setelah berputar arah dan mencoba melarikan diri lagi, polisi terus mengejarnya dan memberikan peringatan, jika tidak berhenti maka akan ditembak. Pria tersebut akhirnya ketakutan dan menyerah dengan mengangkat kedua tangan di kepala. Ia kemudian diborgol oleh polisi yang datang untuk membantu dan dibawa ke kantor polisi. Setelah diinvestigasi, diketahui bahwa pria tersebut adalah warga negara Vietnam.
Polisi menemukan bahwa pria tersebut datang ke Taiwan dengan visa turis lebih dari setahun yang lalu dan tetap tinggal secara ilegal. Dia diduga juga bekerja secara ilegal di Taiwan. Setelah pembuatan dokumen terkait selesai, pria Vietnam tersebut diserahkan ke tim khusus imigrasi untuk menunggu proses deportasi.





