Foto diambil dari : LTN News
Pria asal Vietnam bermarga Ruan sekitar jam 3 sore pada tanggal 11 November 2022. Untuk menghindari pemeriksaan polisi, dia berbalik dan memasuki toko pijat di Distrik Taoyuan. Pekerja migran kaburan itu dipindahkan ke Tim Khusus Taoyuan dari Departemen Imigrasi untuk penahanan.
Kantor Polisi Taoyuan melakukan "Proyek Pembersihan" pada sore hari tanggal 11, dan melakukan inventarisasi hotel, wisma tamu, suite sewa harian, homestay, dan tempat-tempat lain di dalam yurisdiksinya. Selama proses tersebut, Inspektur Kantor Polisi Jingfu Huang Jianzhi dan Petugas Polisi Wang Jixiang menemukan Ruan (23 tahun) setelah melihat mobil polisi, dia segera memasuki tempat pijat di sebelahnya, dan bertingkah mencurigakan.
Ketika polisi memasuki tempat pijat, Ruan sudah melepas bajunya dan berbaring di kasur pijat. Saat dihadang polisi, dia pura-pura tidak mengerti bahasa Mandarin, sehingga polisi menyewa seorang pegawai asal Vietnam di tempat pijat untuk membantu dalam proses penerjemahan. Ruan tahu bahwa dia tidak bisa membantah. Baru kemudian dia mengakui bahwa dia adalah seorang pekerja migran yang melarikan diri. Dia mengaku bahwa selama dua tahun terakhir ini, dia telah bekerja serabutan untuk mencari nafkah.





