Foto diambil dari : LTN News
Seorang wanita asal Vietnam bermarga Huang menikah dengan pria Taiwan beberapa tahun yang lalu. Dia baru-baru ini berkenalan dengan seorang pria yang mengaku bertugas di unit militer AS melalui situs kencan SweetRing, pria tersebut mengatakan bahwa karena dia bertugas di medan perang, dia ingin mengirim semua hartanya ke Taiwan kemudian membagikan hartanya dengan Huang「黃」dan berkeinginan untuk hidup bersamanya. Tetapi untuk menyelesaikan pengiriman, dia meminta Huang untuk mengirimkan uang sebesar 160.000NTD ke perusahaan ekspres di Thailand terlebih dahulu. Huang mempercayai perkataan pria tersebut, dan dia segera ke bank dan melakukan pengiriman,tetapi teller bank menemukan kejanggalan dengan akun bank yang akan dikirim dan teller bank tersebut segera memanggil polisi.
Menurut penyelidikan polisi, setelah wanita bermarga Huang asal Vietnam ini menikah dengan pria Taiwan, dirinya merasa sangat jenuh, sehingga dirinya mencoba menggunakan aplikasi kencan online untuk mengobrol dengan pria lain, kemudian dia bertemu dengan seorang pria yang mengaku bertugas di unit militer AS. Pria tersebut mencarinya setiap hari dan memberikan rayuan-rayuan manis setiap harinya.
Setelah menanyakan detail kejadian kepada Huang, Petugas polisi dari Kantor Polisi Jalan Ningxia Cabang Datong Kota Taipei, menemukan bahwa Huang telah mengalami penipuan kencan yang khas.
Polisi mendesak agar para masyarakat untuk berhati-hati dengan situs-situs online yang ada. Jangan gegabah untuk mengirim uang hanya karena roman online palsu. Jika merasa ada kejanggalan segera menghubungi nomor berikut : Telepon 165 atau tekan 110 untuk melaporkan hotline untuk bantuan polisi.
Seorang Wanita Di Taiwan Alami Penipuan Kencan Online, NT160,000 Lenyap Dikirim
·1 min baca·Redaksi Indosuara··

Komentar
Baca Juga

Tim Medis UI Lakukan Pengecekan Tumbuh Kembang Anak-Anak PMI di Harmony Home
27 Mei

PMI Kaburan di Zhongli Ditangkap Setelah Mencoba Kabur
8 Mei

PMI Kerja Jaga Lansia Malah diminta Bersih-Bersih Hingga Jatuh dari Lantai 2
8 Mei

Seorang PMI Diselidiki Setelah Jadi Penyalur Obat Aborsi Ilegal Secara Online di Medsos
