Indosuara -- Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Taiwan untuk Pemilu Republik Indonesia 2024 nanti menyatakan tak akan turut campur pada status para pekerja migran Indonesia yang ada di Taiwan. Oleh karena itu, Pantarlih tidak akan memedulikan pekerja tersebut resmi atau kaburan.
Menurut Saukani, salah seorang petugas Pantarlih di Taipei, tugas Pantarlih hanyalah mendata nomor induk kependudukan (NIK) dan ARC dari orang Indonesia di Taiwan. Nantinya data itu akan dibuat sebagai rujukan untuk menyusun Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri, dalam hal ini, Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan. Setelah terdaftar, barulah WNI memiliki hak pilih untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara dan mencoblos pilihannya.
Saukani menambahkan, untuk urusan status pekerja migran di Taiwan, itu adalah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan (MoL), sehingga Pantarlih tidak punya kuasa untuk ikut campur. Dengan demikian, silakan daftar dan mutakhirkan data anda WNI yang di Taiwan bagaimana pun situasi anda.
"Selama mereka orang Indonesia, mereka memiliki hak pilih. Kami hanya memastikan mereka mendapatkan hak pilihnya dan data mereka dijamin aman. Jadi tidak usah takut," ucap Saukani.
Sebelumnya, petugas Pantarlih mengaku masih menemukan kendala untuk mengejar target rampungnya pemutakhiran data di tanggal 11 April 2023 nanti. Salah satu kendala itu adalah sulitnya menjangkau seluruh orang Indonesia di Taiwan, terutama kalangan Pekerja Migran.
Kendala tersebut di antaranya karena banyak para pekerja yang belum tahu bagaimana cara mereka memutakhirkan data pemilih. Meski mereka sudah tahu bahwa di tahun 2024 nanti, Indonesia akan menghelat pesta demokrasi lima tahunan, kebanyakan dari mereka menyerahkan kepengurusan pendaftaran pemilih ini kepada agensi. Padahal, agensi sendiri tidak melakukan itu.
Kendati begitu, pihaknya tak patah arang. Kini Pantarlih mulai aktif jemput bola dengan mendatangi langsung tempat-tempat berkumpulnya orang Indonesia di Taiwan. Seperti di warung-warung Indonesia atau ruang publik seperti taman dan Taipei Main Station.
Para WNI yang ada di Taiwan juga bisa menghubungi langsung para petugas Pantarlih ini. Kini daftar petugas Pantarlih yang bertugas di Taiwan sudah bisa diakses di laman KDEI. Selain itu, poster para petugas juga akan ditempel di warung-warung Indonesia lengkap dengan nomor telepon masing-masing.





