Foto-foto diambil dari CNA dan Indosuara.
Sekelompok bisnis dan organisasi Indonesia, India, dan Taiwan telah menyumbangkan 41 oksigen konsentrator dan 14.000 masker medis ke rumah sakit di Indonesia yang merawat pasien COVID-19 yang parah.
Donasi yang juga berupa 800 masker oksigen dan 5 oxygen flew concentrators (pengatur aliran oksigen) itu disampaikan dalam acara di Kantor KDEI Taipei, Rabu, setelah sampai di Pusat Krisis Kesehatan Indonesia di Jakarta pada hari yang sama.
Sistem perawatan kesehatan Indonesia berada di bawah tekanan berat karena penyebaran varian Delta yang sangat menular, dengan infeksi harian memuncak pada 56.757 pada pertengahan Juli.
Jumlah kasus sejak itu turun tetapi masih tetap tinggi. Sekitar 5.436 kasus dilaporkan pada hari Senin dan 10.543 kasus dilaporkan pada hari Selasa, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia.
Berbagai jenis peralatan medis masih kekurangan pasokan. Di antaranya, oksigen konsentrator sangat penting untuk memerangi COVID-19 karena menghasilkan jumlah oksigen yang lebih tinggi untuk pasien yang kadar oksigennya turun secara signifikan.
Pada prosesi penerimaan donasi, Budi Santoso, Kepala KDEI mengaku tersentuh dengan sumbangan pasokan medis dari Taiwan dan seluruh dunia ke Indonesia.

“Ini menunjukkan banyak donatur yang peduli dengan Indonesia dan terkadang saya ingin menangis karenanya,” kata Budi. "Oksigen sangat penting bagi Indonesia, karena kita membutuhkannya."
Salah satu donatur, pengusaha Tionghoa-Indonesia Joy Simson dari Sunrich Enterprise dan Indosuara International Company mengatakan, donasi ke Indonesia penting karena COVID-19 belum sepenuhnya terkendali di Indonesia.

“Darah lebih kental dari air,” ujarnya, dan berharap sumbangan bantuan yang ada saat ini akan memacu lebih banyak lagi sumbangan orang lain di masa mendatang.
Donatur Taiwan Alex Liaw (廖浩彬) dari Ever Prosper International Employment Consultant Co. Ltd. mengatakan, donasi tersebut sangat berarti karena istrinya adalah orang Indonesia, yang menjadikan Indonesia sebagai rumah keduanya.
Memiliki hubungan khusus dengan Indonesia, ia menekankan pentingnya membekali tenaga medis di garda depan dengan perangkat dan perbekalan yang mereka butuhkan.
"Ketika petugas kesehatan tidak memiliki apa yang mereka butuhkan, sangat sulit untuk melawan virus," kata Liao.
Donor lain, Imteyas warga negara India dari Asosiasi Persahabatan India Taiwan, mengatakan lonjakan kasus di Indonesia seperti situasi di India ketika melihat beberapa penghitungan satu hari kasus baru Covid-19 tertinggi di mana pun di dunia.
Sebagai seorang muslim, Imteyas mengatakan perlu untuk membantu saudara-saudaranya dalam iman pada saat dibutuhkan di Indonesia.
Donasi terbaru mengikuti donasi sebelumnya oleh berbagai perusahaan swasta, rumah sakit dan lembaga publik, termasuk 200 konsentrator oksigen yang disumbangkan oleh pemerintah Taiwan pada bulan Juli.




