Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Taiwan untuk Pemilihan Umum Republik Indonesia 2024 meminta seluruh masyarakat Indonesia di Taiwan, terutama pekerja migran untuk berpartisipasi aktif dalam proses pencocokan data pemilih. Hal ini penting agar data mereka tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Untuk mendaftarkan diri atau memberikan data terbaru, WNI yang ada di Taiwan bisa langsung menghubungi petugas Pantarlih. Nomor mereka bisa diakses di kdei-taipei.org. Selain itu poster yang berisi nomor petugas Pantarlih di setiap kota juga akan disebar melalui media sosial dan sejumlah tempat berkumpul orang Indonesia di Taiwan seperti toko-toko Indonesia.
Salah seorang petugas Pantarlih di Taipei, Saukani mengatakan, memastikan diri tercantum dalam daftar Pemilih Pemilu 2024 sangat penting mengingat ini adalah hak politik setiap warga Indonesia di mana pun mereka berada. Selain itu, para petugas yang bekerja juga mendapat mandat langsung dari negara, sehingga kepastian data terjamin.
"Bahkan kalau kami pegang ARC saja, setelah data di-input akan kami hapus, karena ini data pribadi dan tidak boleh disalahgunakan," kata Saukani.
Jika teman-teman WNI ragu dengan kehadiran petugas Pantarlih yang meminta data, maka WNI di Taiwan bisa langsung menanyakan status tugas Pantarlih tersebut. Selain itu, bisa juga langsung memastikan ke KDEI.
"Ini tidak ada dipungut biaya," ucap Saukani.
Saukani mengatakan, pihaknya saat ini menargetkan dapat memverifikasi data dari sekitar 300.000 WNI yang ada di Taiwan. Tenggatnya hingga 11 April 2023. Sejumlah cara pun dilakukan oleh Pantarlih antara lain dengan menelepon langsung dan datang ke tempat-tempat berkumpulnya PMI di Taiwan seperti Warung-Warung Indonesia, Taman, atau Taipei Main Station.





