Foto saat gempa besar terjadi di Hualien. Foto diambil dari TVBS.
Badan Meteorologi Pusat mencatat frekuensi gempa tahun ini (2024) memang tinggi. Menyusul gempa berkekuatan 5,7 di lepas pantai Yilan kemarin (15/8), gempa kuat lainnya berkekuatan 6,3 terjadi di lepas pantai Hualien pagi ini (16/5). ). Sejak kemarin, telah terjadi lebih dari 20 gempa besar dan kecil yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat.
Terkait hal ini, Lee Seok-dy, seorang profesor di Institut ilmu terapan Geologi Universitas Chung-Ang (University of Taipei), menjelaskan bahwa "tidak mengherankan" jika gempa bumi terjadi di daerah rawan. Yang patut mendapat perhatian adalah "Palung Ryukyu".
Palung Ryukyu disebut juga Palung Nansei-Shoto adalah palung laut dalam yang membentang ke utara di sepanjang tepi timur Kepulauan Ryukyu, Jepang di Laut Filipina, antara Taiwan dan kepulauan Jepang.
Berdasarkan pengamatan, Palung Ryukyu pada tahun 1920, pernah terjadi gempa kuat berkekuatan sekitar 8 SR pada tahun 1815. Menurut siklus ini, kemungkinan gempa besar lainnya akan terjadi pada tahun 2025.
Jika dilihat dari siklus berusia seabad yang akan datang, kemungkinan gempa bisa diprediksi skalanya adalah 8, tetapi jika tidak, kemungkinan besar akan terjadi gempa berkekuatan 9 skala Richter!





