Foto ilustrasi diambil dari CNA.
New Taipei melarang makan di tempat mulai Kamis selama seminggu setelah infeksi cluster TK di ternyata kasus terinfeksi varian Delta COVID-19, ujar Walikota New Taipei Hou Yu-ih.
Larangan makan di tempat, yang berlaku mulai tanggal 9 hingga 15 September, akan berlaku untuk semua penyedia layanan makan dan minum di restoran, pujasera, supermarket, pasar tradisional, dan pasar malam New Taipei.
Kota ini juga akan menutup semua tempat publik seperti pusat olahraga, gimnasium, kolam renang, lapangan bisbol dan softball, lapangan basket, lapangan tenis, lapangan sepak bola, dan arena skating dari tanggal 9 hingga 15 September.
Semua tempat budaya kota, seperti perpustakaan, juga akan ditutup untuk umum selama periode waktu yang sama, sebagai bagian dari tindakan kota untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari varian Delta, yang saat ini merupakan varian yang paling menular.
Pengumuman Hou dibuat setelah cluster TK meningkat menjadi 23 kasus pada hari Rabu, dengan 10 telah dikonfirmasi terinfeksi varian Delta.
23 kasus terdiri dari seorang guru di TK dan suaminya yang pertama kali dinyatakan positif pada 5 September. Sembilan siswa di TK, sembilan anggota keluarga mereka, dan tiga orang yang tinggal di kompleks apartemen yang sama dengan satu orang.
Sementara itu, Ko Wen-je (柯文哲), walikota Taipei, mengatakan ibu kota tidak akan melarang makan di tempat untuk saat ini tetapi dia meminta warga untuk lebih sering menggunakan makanan dibawa pulang atau pengiriman untuk menghindari makan di tempat.




