2025-07-01

Merangkai Buket Uang Bisa Jadi Ide Bisnis PMI Saat Pulang ke Indonesia

Foto diambil dari KDEI.

Senin, 30 Juni (CNA) Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei memfasilitasi kegiatan workshop atau pelatihan “Money Flower Bouquet” (merangkai buket bunga uang) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Universitas Terbuka Taiwan (HIMMAS UTT), Minggu (29/6). Arif Sulistiyo, kepala KDEI mengapresiasi kegiatan tersebut karena mendukung kompetensi pekerja migran Indonesia (PMI), tulis rilis pers KDEI.

Seperti yang dilansir dari CNA, Kepala KDEI Taipei didampingi kepala bidang (Kabid) Pelindungan Warga Negara Indonesia, Pendidikan dan Sosial Budaya (PWNI-Pensosbud) Novrizal dan analis bidang ketenagakerjaan Kadir mengikuti jalannya kegiatan tersebut yang bertempat di Exhibition Hall Lt. 1 KDEI Taipei. Menurut keterangan KDEI, ada 19 peserta yang ambil bagian dalam kegiatan ini.

money buket.jpg

Dalam sambutan pembukaan, Kepala KDEI Taipei menyampaikan apresiasi kepada HIMMAS UTT yang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan positif bagi para PMI di Taiwan. Arif juga mengapresiasi para peserta kegiatan yang meluangkan waktu untuk meningkatkan kompetensi diri di tengah kesibukan kerja, tulis pernyataan tersebut.

Arif juga menyampaikan harapannya agar keterampilan merangkai buket bunga uang yang dipelajari melalui workshop ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Ia juga menyampaikan pesan bagi para peserta mahasiswa UTT yang seluruhnya juga merupakan PMI di Taiwan mengenai pentingnya perencanaan kehamilan. Narasumber kegiatan yaitu Vanessa Kho dari Vanez Florist, memaparkan cara melipat, merangkai, dan mendekorasi money flower bouquet kepada para peserta. Setelah mendengarkan pemaparan narasumber, peserta kegiatan juga mendapatkan kesempatan langsung untuk melakukan praktek merangkai bunga dengan bimbingan tim dari Vanez Florist, tulis keterangan tersebut.

money buket 3.jpg

Sementara itu, Rafif Jamil, ketua Himmas UTT saat dihubungi CNA mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan edukasi dan juga ide peluang bisnis kepada para peserta dimana nantinya setelah pelatihan ini para peserta yang merupakan PMI juga mahasiswa UT diharapkan bisa mengembangkan kembali ilmu yang didapat dengan kreativitasnya masing-masing serta menjadi peluang bisnis ketika kembali ke Indonesia.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

230NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

230NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

230NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...