Foto diambil dari CNA.
Menteri Ketenagakerjaan Ho Pei-shan (長何佩) hari Kamis (22/8) menyatakan bahwa "Peningkatan [upah minimum] adalah arah yang direncanakan," tetapi besarannya akan ditentukan di rapat Komite Peninjauan Upah Minimum.
Ho dalam wawancara media hari Kamis menyebutkan bahwa komposisi Komite Peninjauan Upah Minimum mencakup perwakilan dari pihak pengusaha dan pekerja, dan saat ini pihaknya sedang aktif mengunjungi tokoh-tokoh penting untuk mendapatkan masukan.
Ho juga mengatakan ia berharap semua pihak dapat memberikan perhatian lebih kepada pekerja dalam konteks pertumbuhan ekonomi dan melonjaknya Indeks Harga Konsumen (CPI) saat ini.
Ho menambahkan, "Peningkatan [upah minimum] adalah arah yang direncanakan," tetapi besarannya harus ditentukan di rapat komite.
Ini bukan pertama kalinya ia mengatakan hal tersebut. Sebelumnya, Ho pernah menyatakan bahwa ia memperkirakan upah minimum akan dinaikkan dalam rapat itu, dan dengan tingginya indeks inflasi harga barang, penting untuk mempertimbangkan CPI, sementara juga berharap dapat memperlakukan pekerja dengan lebih baik.
Undang-Undang Upah Minimum, yang mulai berlaku awal tahun ini, mengharuskan MOL untuk mengadakan rapat Komite Peninjauan Upah Minimum pada kuartal ketiga setiap tahunnya.
Kementerian tersebut telah mengumumkan bahwa rapat tahun ini, yang menjadi rapat pertama sejak undang-undang tersebut diberlakukan, akan digelar pada 4 September pukul 10 pagi di MOL.
Saat ini, upah minimum adalah NT$20.470 (Rp10.026.837) per bulan dan NT$ 183 per jam.




