Foto: TVBS
Indosuara — Pada pukul 9 pagi tanggal 23, enam pemuda yang mengendarai sepeda motor dari Nantou ke Hualien untuk berlibur, tidak menyangka mereka mengalami kecelakaan berturut-turut! Pertama, Seorang wanita yang bernama Li (李), yang menjadi pengendara sepeda motor, tidak dapat menemukan ponselnya dan menduga bahwa mungkin ponselnya jatuh di daerah pegunungan. Seorang pria bernama Zhan (詹), dengan penuh antusias, membantu mencarinya.
Dilansir oleh TVBS, pada pukul 14.00, dia pergi dengan mengendarai sepeda motor kembali untuk membantu Li mencarinya. Namun, saat melewati sebuah terowongan di wilayah Buluowan (布洛灣), dia melanggar garis kuning ganda dan bertabrakan dengan sebuah bus wisata yang datang dari arah berlawanan, menyebabkan 1 orang tewas dan 4 orang luka-luka. Setelah kejadian itu, ternyata pria tersebut tidak memiliki SIM A.
Setelah menerima laporan bahwa sepeda motor menabrak bus wisata, ambulans bergegas tiba di lokasi kejadian, ditemukan kaca depan bus wisata hancur, penumpang ketakutan berdiri di dalam terowongan menunggu bantuan, namun pengendara yang menyebabkan kecelakaan, terbaring di tanah dengan sepeda motornya terpental ke samping, tetapi dia terus menerus menggesek ponselnya.

Foto: TVBS
Pengendara penyebab kecelakaan sempat kesulitan saat mencari ponselnya. Namun sebelum menemukannya, dia sudah terlibat dalam kecelakaan, yang menyebabkan orang-orang di dalam bus wisata juga terluka. Saat itu 35 penumpang bus sedang dalam perjalanan dari Taipei ke Hualien untuk berlibur, pengendara ini menabrak ketua rombongan dan sopir di depannya, keduanya terluka oleh serpihan kaca.
Setelah polisi menyelidiki kasus tersebut, mereka menemukan bahwa kecelakaan tersebut sebenernya terkait dengan kejadian tabrakan lainnya di lembah gunung.
Seorang wanita bernama Li (李) membawa temannya yang bernama Wu (吳). Namun, tanpa disangka, saat mereka melewati ruas Jalan Baiyang dan Jalan tol Central Cross-Island (中橫公路白楊路段), Li kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan. Wu yang duduk di belakangnya terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 30 meter. Li mengalami patah tulang kaki dan tergeletak di tanah, tidak bisa bergerak karena rasa sakit. Sekelompok orang berteriak sekuat tenaga ke jurang, dan terdengar jawaban samar.

Foto: TVBS
Melalui suara itu, mereka menemukan posisi Wu yang terjatuh. Tim penyelamat menggunakan tali dan secara hati-hati mendaki gunung untuk menyelamatkannya. Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan.
Sebuah kelompok teman baik yang masing-masing mengendarai empat sepeda motor untuk berlibur, mengalami kecelakaan berturut-turut. Pertama, satu orang jatuh dan terluka, sedangkan yang lain meninggal dunia setelah jatuh ke dalam jurang. Kini, mereka tidak hanya kehilangan seorang teman baik, tetapi juga mungkin akan menghadapi klaim ganti rugi yang besar di masa depan.





