Foto diambil dari CNA.
Restoran di seluruh Taiwan akan melanjutkan layanan makan di tempat pada 27 Juli, dengan pengecualian kota Taipei dan New Taipei serta Yilan.
Keputusan tersebut mengikuti pengumuman oleh Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) pada hari Jumat bahwa kewaspadaan COVID-19 Level 3 saat ini akan diturunkan ke Level 2 dan pembatasan lebih lanjut dilonggarkan minggu ini.
Menurut pedoman CECC, restoran dapat melanjutkan layanan makan di tempat jika mereka memasang pelindung plastik di antara meja dan memastikan pelanggan mematuhi jarak sosial.
Peraturan yang sama berlaku untuk pasar malam, di mana kegiatan mencicipi makanan dan makan sambil berjalan-jalan tetap dilarang, kata CECC.
Selain itu, pelanggan harus memakai masker wajah setiap saat kecuali saat mereka makan.
Sebagian besar pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Taiwan dan pulau-pulau terpencilnya telah mengindikasikan bahwa mereka akan mengizinkan makan di tempat mulai 27 Juli sesuai dengan pedoman CECC, dengan penyesuaian yang dibuat untuk memenuhi keadaan khusus.
Misalnya, pemerintah daerah Taitung, mengatakan layanan makan di tempat hanya akan diizinkan di restoran, bukan di pasar malam.
Sementara itu, pemerintah daerah Changhua, mengatakan akan meminta restoran untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan penyakit dan mendorong karyawan mereka untuk mendapatkan vaksinasi terhadap COVID-19 ketika suntikan vaksin tersedia.
Di sisi lain, Hakim Kabupaten Yilan Lin Zi-miao (林姿妙) mengatakan bahwa daerah tersebut akan mempertahankan larangan makan di restoran dan pasar malam hingga 3 Agustus, satu minggu setelah peringatan Level 2 berlaku.
Demikian pula, baik walikota Taipei dan New Taipei mengatakan bahwa mereka akan mempertahankan larangan yang telah berlaku sejak akhir Mei, karena masih ada infeksi yang tidak terdeteksi di kedua kota.
"Mari kita tunggu satu minggu lagi dan lihatlah," kata Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) tentang kebijakan tersebut pada konferensi pers pemerintah kota.




