Kolektif, sebuah wadah yang dibuat oleh sejumlah pekerja migran Indonesia yang ada di Taiwan akan menggelar festival musik di Qijin, Kaohsiung, Minggu (1/1/2023). Acara yang mereka garap mandiri ini diberi nama Formosa Music Fest.
Berdasarkan informasi yang diterima Indosuara, beberapa band yang dijadwalkan tampil adalah Jubah Hitam, Southern Riot, FakeShine, Mejikuhibiniyu, dan lain-lain. Mereka adalah band para PMI yang ada di Taiwan. Selain itu ada juga The Bansu, band dari Taiwan. Acara ini akan dimulai pada pukul 9.30 pagi dan gratis.
Boedi, ketua panitia Formosa Music Fest mengatakan kalau festival ini digagas bersama oleh sejumlah pekerja migran Indonesia yang ada di Taiwan. Bermula dari obrolan iseng, mereka yang memang suka musik mulai berkomunikasi satu sama lain dan merealisasikan ide festival musik.
"Kebetulan di dalam komunitas ini ada teman-teman musik dari semua genre. Tujuannya sih biar teman-teman penggiat musik dan yang suka bermusik ada wadah. Dan yang kangen dengan acara konser bisa terobati," kata Boedi.
Boedi menambahkan, pemilihan band pun terbilang mudah. Karena dari komunitas yang mereka bangun secara organik ini, banyak beberapa pekerja migran yang sudah membentuk band. Sehingga tidak begitu sulit untuk mencari pengisi acara.
"Alhamdulillah ini emang benar-benar dari teman-teman semua tanpa sponsor sama sekali. Kita juga enggak membatasi genrenya," ucap dia.
Adapun saat ini Boedi mengatakan persiapan sudah 100 persen. Ia pun mengajak semua orang yang suka musik untuk datang dan meramaikan acara ini.
"Intinya jaga kesehatan biar besok bisa silaturasa dan berdansa bareng," seloroh Boedi.





