Foto diambil dari Biro Kesehatan Masyarakat Kabupaten Hsinchu.
Seorang pedagang roti Vietnam di sebuah pasar di Zhubei, Kabupaten Hsinchu, yang menyebabkan beberapa pembelinya diare dan harus dilarikan ke rumah sakit didenda NT$180.000 (Rp86,634 juta), pemerintah kabupaten tersebut menyampaikan hari Senin (9/9).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hsinchu mengungkapkan dalam sebuah siaran pers bahwa setelah melakukan pengujian, Biro Kesehatan Masyarakat kabupaten tersebut menemukan bakteri Salmonella dalam sejumlah sampel dari tubuh manusia yang diambil.
Seperti yang dilansir dari CNA, Pemkab menyebutkan bahwa petugas inspeksi mengambil delapan sampel dari tubuh manusia, dua sampel usap lingkungan, dan dua sampel bahan makanan.
Dalam tiga sampel tubuh manusia dan dua dari tiga sampel dari warga yang mengalami gejala ditemukan bakteri Salmonella, kata Pemkab tersebut.
Selain itu, Pemkab juga melakukan penyidikan melalui telepon terhadap warga yang menunjukkan gejala.
Setelah analisis epidemiologi menyeluruh, kata Pemkab, disimpulkan bahwa ini adalah kasus kontaminasi Salmonella.
Pedagang dinyatakan melanggar Undang-Undang Manajemen Keamanan dan Kesehatan Makanan dan dikenai denda sebesar NT$180.000, Pemkab Hsinchu menyampaikan.
Pemkab Hsinchu mengingatkan bahwa pengusaha makanan harus menjaga kebersihan makanan selama penyimpanan, persiapan, dan penjualan.
Makanan mentah dan matang harus dipisahkan, dan makanan harus dimasak dengan sempurna untuk memastikan manajemen keamanan dan kesehatan makanan yang baik, tambah Pemkab.





