Foto: Taiwan News
Indosuara - Kebakaran terjadi di pabrik pembuatan lembaran akrilik di Kota Kaohsiung pada Jumat (14 Juli) pagi. Dikutip dari Taiwan News, hal ini mengirimkan asap hitam besar ke langit yang dapat dilihat setidaknya satu kilometer.
Kebakaran terjadi setelah ketel diyakini meledak di pabrik Sumipex TechSheet Co., Ltd. di Zona Pemrosesan Ekspor Nanzih di Kota Kaohsiung, lapor UDN. Belum ada laporan tentang orang yang terjebak atau terluka.
Departemen pemadam kebakaran mengirim 55 kendaraan dan 130 petugas pemadam kebakaran ke tempat kejadian. Sumipex TechSheet adalah anak perusahaan dari Sumitomo Chemical Jepang.
Pendahulu Sumipex TechSheet adalah Jiuh Mei Enterprise Co., yang didirikan pada tahun 1968. Setelah perusahaan Jepang terkenal Sumitomo Chemical mengakuisisi Jiuh Mei pada tahun 2009, perusahaan ini menjadi anak perusahaan Sumitomo yang 100% dimiliki asing, dan berbasis di Zona Pemrosesan Ekspor Nanzih.
Warga melaporkan bau kuat dari plastik terbakar di udara di Distrik Zuoying dan Distrik Gushan. Pengujian sedang dilakukan oleh Biro Perlindungan Lingkungan Kota Kaohsiung pada kualitas udara di daerah melawan angin seperti distrik Nanzi, Zuoying, Gushan, Qianjin, Sanmin, Cijin, dan Qianzhen. Penduduk di daerah tersebut disarankan untuk menutup pintu dan jendela mereka serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, lapor ETtoday.





