Layanan aduan 1955 tak lelah mengingat para pekerja migran yang ada di Taiwan untuk senantiasa berhati-hati dari ancaman penipuan. Jangan sampai niat hati merantau ke Taiwan untuk kehidupan yang lebih baik malah merugi karena tidak waspada dan menjadi korban penipuan atau malah kena hukum karena dituduh masuk pada sindikat penipuan.
Loh kok bisa? Memang ada saja modus dari para penipu di Taiwan untuk cuci tangan dari prilaku jahatnya. Salah satunya dengan menumbalkan korban lain yang tidak tahu apa-apa. Caranya dengan membeli kartu prabayar orang lain.
"Jangan mau kartu telepon prabayar anda diganti dengan uang, karena pasti anda dijadikan kaki tangan sindikat penipuan," demikian kata Layanan Aduan 1955.
Menurutnya, sering ditemui praktik ilegal orang yang menawarkan diri untuk membeli kartu prabayar anda. Nahasnya, ketika anda beranggapan dapat dengan mudah mendapatkan uang tambahan karena menjual kartu prabayar pribadi, maka saat itu juga anda berpotensi menjadi korban.
"Anda telah menjadi salah satu bagian dari sindikat penipuan," kata layanan Aduan 1955.
Jika tertangkap, maka bukan tidak mungkin anda dianggap sebagai kaki tangan penipuan. Lebih jauh lagi anda akan diperiksa, mejalani penyelidikan kriminal dan bisa terbebani tanggung jawab perdata.
"Nomor telepon prabayar hanya boleh digunakan sendiri, jangan dijual ke orang lain agar tidak dirugikan," ucap layanan aduan 1955.





