Foto: PTS
Indosuara - Jumlah pelajar asal Indonesia dan Vietnam yang berada di Taiwan kini meningkat, melampaui jumlah pelajar Malaysia
Menurut statistik Kementerian Pendidikan Taiwan, Malaysia selalu menjadi sumber utama pelajar asing di Taiwan, namun sejak tahun 2017, jumlah mereka terus menurun dari tahun ke tahun, bahkan dilampaui oleh Vietnam dan Indonesia sejak 2022.
Beberapa faktor seperti bencana alam, ketegangan antar selat, isu keamanan mencemaskan orang tua di Malaysia untuk mengirim anaknya ke Taiwan.
Dulu, nilai tukar Ringgit dan Dolar Taiwan berkisar antara 1:9, namun kini turun menjadi sekitar 1:7.
Zhong Yu-guo, Konselor tim konseling perguruan tinggi, mengatakan memang akhir-akhir ini terjadi banyak kasus pembunuhan di Taiwan, keamanan yang buruk dan isu lain seperti apakah ada perang, apakah Tiongkok akan menyerang Taiwan menjadi hal yang dicemaskan oleh orangtua di Malaysia.
Lin Qing-yao, Presiden Asosiasi Alumni Siswa Penang di Taiwan mengatakan untuk meningkatkan jumlah pelajar makan perlu menyesuaikan sistem pendaftaran dan lainnya.
Selama ini alasan bahasa, budaya serupa jadi daya tarik utama siswa Malaysia belajar di Taiwan. Ada banyak "Geng Alumni Taiwan" di Malaysia. Siswa yang pernah belajar di Taiwan menilai, bahasa dan budaya Taiwan serupa dan biaya kuliahnya murah.





