Imlek/Kuonien atau tahun baru penanggalan China sebentar lagi tiba. Dalam perayaan ini, tidak jarang pekerja sektor domestik atau pekerja migran dilibatkan. Apalagi, sebagai hari besar, keluarga majikan akan banyak menggelar acara, sehingga banyak hal yang perlu dibantu oleh pekerjanya.
"Majikan berharap merayakan imlek dengan baik oleh karena itu tenaga pekerja pasti sangat dibutuhkan," demikian disampaikan oleh Gabungan Tenaga Kerja Bersolidaritas-GANAS, melalui akun Facebook-nya.
Menurut GANAS, selama perayaan ini, tak jarang pekerja sektor domestik harus bersih rumah. Tidak hanya pekerjaan rutin, namun beban kerja bertambah seperti membersihkan lampu hingga jendela yang tidak luput dari perhatian para majikan. Menanggapi ini, GANAS menyarankan agar pekerja melakukan semampunya dan tetap berhati hati dalam bekerja.
"Ingat!rajinmu jangan selalu dibarengi dengan pemikiran besarnya hongpao dari majikan nanti," ujar GANAS menambahkan.
Selain itu, GANAS juga mengingatkan agar jangan ragu untuk tolak pekerjaan jika itu sudah membahayakan keselamatan. Dan jangan menerima pekerjaan jika memang tenaga sudah tidak mampu dan di luar dari kontrak kerja yang seharusnya.
"Job pekerjaan yang utama adalah prioritas," ucap GANAS.
Hal ini bukan tanpa alasan. Soalnya sudah berapa banyak kasus terkait imlek ketika ditinggal bersih bersih lalu pasien jatuh dan kurang terurus. Sudah berapa banyak juga teman pekerja yang demi namanya amplop merah harus berakhir dengan tabung infus karena terforsir tenaga sedemikian rupa.
"Berapa di antara kita yang berakhir dengan beban mental karena amplop merah yang isinya tidak seberapa? Tetap jaga kewarasan mental dan fisik. Salam Solidaritas," demikian tutup GANAS.





