Foto: UDN
Indosuara β Dipengaruhi oleh perkembangan sistem awan konvektif yang kuat pada sore hari, hujan sesekali terus berlanjut di Kabupaten Yunlin sore ini. Lubang drainase di Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan Cabang Huwei Cabang Yunlin diduga meledak karena tekanan air yang berlebihan. Dikutip dari UDN, hal ini menyebabkan bocor langsung dari plafon area rawat jalan di lantai satu sehingga menimbulkan penumpukan air, pihak RS segera mengevakuasi pasien, dan silih berganti konsultasi kembali, diperkirakan pemulihan akan selesai pada pukul 10 malam ini.
Sekitar pukul 4 sore tadi, hujan deras menghanyutkan rangka baja ringan langit-langit ruang rawat jalan RS Huwei sehingga membentuk air terjun hujan sehingga menyebabkan penumpukan air di ruang rawat jalan, dan rumah sakit buru-buru mengevakuasi pasien yang menunggu.
Pihak rumah sakit mengatakan, setelah diselidiki, hal tersebut disebabkan oleh tekanan air yang berlebihan pada pipa pembuangan air hujan saat ini, yang menyebabkan tutup lubang pembersih di pojok meledak dan banyak air hujan yang keluar, sehingga menyebabkan kebocoran air dari plafon ruang rawat jalan di lantai satu dan penumpukan air di tanah, serta menyebabkan plafon lantai basement 1 ambruk.
Pihak rumah sakit menegaskan, saat kejadian, pihaknya mengutamakan keselamatan pasien dan telah mengevakuasi pasien rawat jalan di area tersebut terlebih dahulu. Saat itu, jam rawat jalan hampir habis dan pasien tidak banyak. Hanya beberapa operasi rawat jalan yang terkena dampaknya. Saat ini, operasional klinik rawat jalan telah dimulai kembali secara bertahap. Diperkirakan restorasi akan selesai pada jam 10 malam ini, dan besok klinik tidak akan terpengaruh, dan semua pipa drainase akan dirombak.





