Foto diambil dari : Focus Taiwan
Taipei, 21 Mei 2022 (CNA) Sebagian besar Taiwan akan mengalami curah hujan sepanjang minggu karena front stasioner yang diperkirakan akan tiba pada hari Minggu, menurut seorang ahli meteorologi pada hari Sabtu.
Sebuah front stasioner terbentuk ketika dua massa udara saling mendorong, tetapi tidak ada yang cukup kuat untuk menggerakkan yang lain, menyebabkan front dingin atau front hangat berhenti bergerak.
Menurut Wu Der-rong (吳德榮), asisten profesor ilmu atmosfer di National Central University, cuaca diperkirakan akan disertai dengan sistem angin yang kuat, menyebabkan cuaca ekstrem hingga 28 Mei 2022.
Bagian depan akan relatif lemah di awal, meskipun hujan sporadis atau hujan petir dapat dirasakan di sebagian besar Taiwan mulai Minggu dan hingga hari berikutnya, kata Wu.
Dengan penguatan sistem angin barat daya, front yang tersisa akan meningkat mulai 24 Mei 2022 karena efek konveksi, membawa hujan lebat dan badai petir di seluruh negeri, tambahnya.
Sepanjang minggu, cuaca akan hangat di siang hari tetapi lebih dingin di malam hari karena suhu diperkirakan akan sedikit turun, kata ahli meteorologi.
Sementara itu, data dari Biro Cuaca Pusat (CWB) menunjukkan bahwa suhu Taiwan dari 1 Mei hingga 18 Mei tahun ini rata-rata 23,5 derajat Celcius, terendah yang pernah tercatat selama periode yang sama selama 69 tahun terakhir.
Pembacaan suhu rata-rata yang lebih dingin disebabkan oleh massa udara dingin yang lebih kuat yang dialami Taiwan pada bulan Mei, jelas Lu Kuo-chen (呂國臣), kepala Pusat Prakiraan Cuaca CWB.





