Foto: Focus Taiwan
Indosuara β Sejak kemarin, lampu lalu lintas di Taipei tidak lagi diatur ulang menjadi satu lampu berkedip selama dua jam selama pagi hari. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memerangi tingginya tingkat kecelakaan pejalan kaki di ibu kota Taiwan itu.
Dikutip dari Focus Taiwan, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis, Kantor Rekayasa Lalu Lintas Taipei mengatakan data yang dikumpulkannya menunjukkan bahwa kecelakaan pejalan kaki lebih sering dan lebih mematikan dari jam 5 pagi hingga 7 pagi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki, kota telah memutuskan untuk secara bertahap menghilangkan penggunaan lampu kedip dan membiarkannya berjalan normal sepanjang waktu.
Ini berlaku pada lampu lalu lintas dipasang di 351 persimpangan di seluruh Taipei, termasuk jalan utama dan gang. Sementara yang terletak di 62 persimpangan di sekitar sekolah di kota akan mengikuti saat dibuka kembali pada akhir Agustus, kata kantor itu.
Dinas mengingatkan pengendara untuk berkendara dengan hati-hati dan waspada terhadap kondisi jalan, sedangkan pejalan kaki diimbau untuk memperhatikan lampu lalu lintas saat menyeberang jalan.
Selama konferensi pers Kabinet, Menteri Perhubungan Wang Kwo-tsai (ηεζ) mengatakan rencana tersebut berusaha untuk "mengurangi tingkat kematian [lalu lintas] sebesar 30 persen pada tahun 2030."
Rencana empat tahun tersebut termasuk menjaga keselamatan pejalan kaki dan mempromosikan peningkatan penggunaan transportasi umum, menurut pejabat Kementerian Perhubungan dan Komunikasi Huang Yun-kuei (ι»ι貴).





