Foto: Taiwan News
Indosuara - Seorang warga Taichung bikin heboh karena memarkir kendaraannya di atas gedung. Menurut pemberitaan yang dilansir dari Taiwan News ia sengaja melakukan hal itu untuk menghindari denda. Namun hal itu juga mengundang kekhawatiran warga. Karena dikhawatirkan beban kendaraan berdampak pada gedung.
Sementara itu, pemilik dua mobil van yang diparkir di atap gedung Taichung menepis kekhawatiran tetangga dengan meyakinkan mereka bahwa bangunan itu terbuat dari beton dan batang baja.
Kekhawatiran warga wajar karena memang si pemarkir memarkir kendaraannya dengan posisi janggal. Misalnya, satu van tampak pas dengan ruang atap bertingkat, sementara yang lain tampak bertumpu pada tembok pembatas bangunan, dan sebagian berada di tepi.
"Itu tidak akan mempengaruhi bangunan, jangan membuat keributan," kata pemiliknya kepada China Times pada Jumat (9 Juni), setelah pejabat kota dan polisi memintanya menurunkan kendaraan.
Pemiliknya, yang dilaporkan CNA adalah seorang kontraktor, berulang kali menerima denda karena memarkir vannya di jalan, jadi dia memutuskan untuk menyewa derek untuk mengangkatnya ke atapnya. Kepala wilayah setempat Lin Kuan-jen (林寬仁) mengatakan bahwa mobil van tersebut sudah ada di sana selama dua tahun.
Meski tidak melanggar hukum, pemilik mengatakan akan memenuhi permintaan untuk menurunkan van. Ketika ditanya kendaraan apa yang akan datang selanjutnya, pemilik mengatakan mereka akan diparkir di pegunungan Taoyuan sekitar bulan Oktober.





