Foto: Taiwan News
Indosuara — Sebuah perahu nelayan yang hilang dari Pelabuhan Kaiyuan Lanyu saat Topan Koinu pada awal Oktober muncul kembali di lepas pantai Kabupaten Yunlin pada Kamis (9 November).
Dikutip dari Taiwan News, Kapal nelayan Kaiyuan No. 6 tersapu dari pelabuhan setelah sebagian kapal dan tambatannya rusak akibat badai pada 5 Oktober. Yang mengejutkan, sebuah kapal di dekat pantai Kabupaten Yunlin melihat kapal yang ditinggalkan itu sekitar jam 4 sore.
Kapal itu setengah tenggelam dan mengapung sekitar 5,1 km dari bibir pantai. Hal ini dilaporkan ke kantor Penjaga Pantai setempat, yang menetapkan bahwa jika kapal tenggelam, hal itu dapat membahayakan kapal-kapal pengangkut yang datang dan pergi dari Pelabuhan Mailiao Yunlin.
Keputusan diambil untuk membawa kapal ke darat demi alasan keamanan. Dua kapal penangkap ikan lokal secara sukarela membantu operasi tersebut, dan menarik Kaiyuan ke dermaga Pemancingan Boziliao, sesuai LTN.
Setelah kapal aman di pelabuhan, perusahaan konstruksi Grand Victor di dermaga pemancingan membantu memompa kelebihan air dari Kaiyuan. Diperkirakan Kaiyuan No. 6 yang tak berawak menempuh jarak setidaknya 400 km dalam perjalanan sebulan dari Lanyu ke Yunlin.
Pemilik kapal yang hilang, seorang pria bermarga Hsieh (謝), dihubungi di Lanyu dan diberi kabar bahwa kapalnya telah ditemukan. Hsieh dilaporkan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua orang yang membantu menemukan dan memulihkan kapal tersebut dengan aman.





