Foto: TVBS
Indosuara — Polisi Lalu Lintas Taichung (台中) baru-baru ini mengadakan penegakan hukum besar-besaran untuk menindak pengemudi mabuk. Selama prosesnya, mereka bertemu dengan seorang pria Vietnam bernama Nguyen (阮) yang terlihat mencurigakan. Polisi segera melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa Nguyen adalah pekerja migran yang telah hilang selama lebih dari 800 hari.
Selain itu, sepeda motor yang dikendarainya juga merupakan hasil curian. Polisi menangkapnya sebagai pelaku pencurian tertangkap tangan. Selain didakwa dengan tuduhan pencurian, ia juga diserahkan kepada petugas imigrasi untuk ditangani lebih lanjut.
Dikutip dari TVBS, peristiwa terjadi pada tanggal 21 Mei pukul 20:05 malam, ketika Brigade Polisi Lalu Lintas Pertama (交通警察大隊第一中隊) sedang melaksanakan penegakan hukum terhadap pengemudi mabuk di Jalan Chongde No. 3-1, Distrik Shengang (神岡區崇德路3-1號). Saat itu, Nguyen yang sedang melintas, dengan cepat berusaha menghindar. Hal ini menimbulkan kecurigaan polisi, sehingga mereka segera mendekat untuk melakukan pemeriksaan.
Nguyen terlihat gelisah, berbicara terbata-bata, dan menunjukkan keraguan untuk bekerjasama. Oleh karena itu, polisi melakukan pengecekan melalui sistem registrasi kendaraan dan menemukan bahwa sepeda motor yang dikendarai Nguyen adalah hasil pencurian. Ia pun langsung ditangkap sebagai tersangka pencurian tertangkap basah.

Foto: TVBS
Namun, polisi mencurigai bahwa Nguyen adalah seorang pekerja migran yang hilang, dan mereka membawanya ke tim khusus di Kantor Imigrasi untuk membantu memeriksa identitasnya. Setelah perbandingan, ternyata Nguyen adalah seorang pekerja migran yang telah melewati batas tinggalnya dan telah hilang selama lebih dari 800 hari.
Menurut informasi yang diperoleh, Nguyen telah menggunakan sepeda motor curian untuk melarikan diri di sekitar daerah Taichung (台中). Polisi juga telah menghubungi pemilik asli, seorang pekerja migran bernama Pei (裴), yang menghadapi kerugian keuangan dan kesulitan besar akibat pencurian sepeda motor oleh sesama warga negara Vietnam.
Polisi Lalu Lintas juga mengimbau bahwa pemeriksaan terhadap pengemudi mabuk tidak hanya untuk mendeteksi perilaku mengemudi setelah minum alkohol, tetapi juga untuk memerangi kejahatan dan melindungi keamanan masyarakat secara efektif.
Mereka mengingatkan para pengemudi untuk selalu mengikuti prinsip tidak minum saat mengemudi dan tidak mengemudi setelah minum. Jika tidak mampu mengemudi, mereka disarankan untuk menggunakan layanan angkutan umum atau taksi untuk memastikan keselamatan hidup mereka sendiri dan orang lain.





