Foto diambil dari : LTN News
Wanita tua bermarga Sun di Kota Taoyuan pergi ke kantor pos pada tanggal 13 April 2022 untuk mengirim uang ke kelompok penipu, tetapi untungnya, polisi Guishan dan petugas kantor pos bergandengan tangan untuk menghentikannya. Kasus lain wanita bermarga Cai juga ditipu. Kelompok itu menggunakan metode kuno bahwa belanja online akan berulang kali memotong uang dalam akun banknya, dan memintanya untuk pergi ke ATM minimarket di dekat rumahnya untuk mengirim sejumlag uang untuk menghentikan hal tersebut. Dan Cai telah mengirimkan 150.000 NTD ke pihak penipu.
Seorang wanita berusia 80 tahun bermarga Sun pertama kali menerima panggilan telepon dari anggota sindikat penipuan yang mengaku sebagai jaksa, dengan mengklaim bahwa kartu asuransi kesehatan wanita itu dan informasi identitas lainnya telah dicuri, dan bahwa dia berutang 60.000 NTD biaya pengobatan dan rekeningnya dapat dibekukan jika tidak membayar uang tersebut. Wanita tua itu ketakutan dan bergegas ke kantor pos di dekat rumahnya untuk mengirimkan 360.000NTD.
Staf kantor pos melihat adanya keanehan dan memberi tahu polisi untuk datang dan menjelaskan secara rinci bahwa baik jaksa maupun polisi tidak akan menggunakan metode ini untuk memberi tahu warga agar membekukan akun mereka, dan wanita tua itu merasa lega.
Cai (48 tahun) juga menerima percakapan dari grup penipuan pada tanggal 13 April 2022. Pihak penipu mengatakan saat Cai berbelanja online, ia tidak sengaja menyentuh opsi pembayaran cicilan. Jika pengaturan tidak dibatalkan, pemotongan uang akan berulang-ulang. Cai salah memahami pernyataan pihak penipu, dan mengikuti instruksi pihak penipu, untuk pergi ke ATM minimarket di dekat rumahnya, dan menggunakan rekening yang berbeda untuk mengirim uang. Sebanyak 150.000 NTD dikirim ke rekening pihak yang ditunjuk. Setelah petugas minimarket mengetahuinya, mereka buru-buru menelepon polisi dan polisi berhasil menyelamatkan sisa uang 120.000NTD yang masih belum dimasukkan ke mesin.
Polisi menghimbau bagi para masyarakat khususnya yang suka berbelanja online untuk berhati-hati atas kasus ini.





