Layanan aduan 1955 menemukan modus baru penipuan di Taiwan yakni mengatasnamakan instansi pemerintah. Untuk itu semua orang di Taiwan termasuk pekerja migran waspada dan berinisiatif mengecek kebenarannya untuk menjauhi perangkap penipuan.
"Waspadalah terhadap sindikat penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah!," kata 1955.
Menurut layanan aduan tersebut, biasanya pesan itu berisi santunan pencegahan pandemi untuk pasien terkonfirmasi yang menyertakan tautan dana bantuan. Hal ini patut dicurigai.
"Ada kemungkinan adalah informasi palsu," ucap 1955.
Untuk itu diingatkan bahwa pemberitahuan pengurusan permohonan tidak ada inisiatif dari instansi pemerintah untuk memberi tahu via telepon atau dari pesan SMS. "Atau menggunakan tautan dari piha luar yang tidak jelas," begitu disebut 1955.
Selain itu oknum penipuan dapat menggunakan pesan SMS dengan situs yang tidak jelas. Ini biasanya ditujukan agar warga tertarik memencet link tersebut. Bila link sudah terpencet bukan tidak mungkin semua data pribadi terserap ke si oknum dan anda dalam bahaya.
"Diklik lalu mendapatkan data pribadi, data kartu kredit, atau rekening bank," tutur 1955.
Oleh karena itu, 1955 berpesan agar semua pihak selalu waspada. Jika menghadapi kasus dugaan penipuan maka dapat menghubungi Saluran Khusus Anti Penipuan 165.
"Atau saluran khusus konsultasi 1955 agar dapat melindungi hak dan kepentingan anda," tutup 1955.





