Foto: TVBS
Indosuara — Pada malam ini (21), gempa bumi dengan magnitudo 5,3 SR menimpa Xiulin, Kabupaten Hualien (花蓮縣秀林鄉). Pusat gempa berada 13,2 kilometer di sebelah barat laut Kantor Pemerintah Kabupaten Hualien, dengan kedalaman 20,2 kilometer. Gempa ini termasuk dalam kategori gempa dangkal dan kemungkinan akan diikuti oleh gempa susulan dengan magnitudo antara 4,5 hingga 5 SR. Meskipun gempa ini hanya dirasakan pada skala intensitas 1 di utara Taiwan, getarannya cukup terasa. Badan Meteorologi Taiwan memberikan respons terkait hal ini.
Dikutip dari TVBS, berdasarkan observasi Badan Meteorologi Taiwan, intensitas gempa terbesar tercatat di beberapa wilayah, yakni Xiulin di Kabupaten Hualien (花蓮縣秀林), Kota Hualien di Kabupaten Hualien (花蓮縣花蓮市), Gunung Hehuan di Kabupaten Nantou (南投縣合歡山), Lishan di Kota Taichung (台中市梨山), dan Nanshan di Kabupaten Yilan (宜蘭縣南山), dengan skala intensitas 4.
Sementara itu, beberapa wilayah lainnya seperti Kota Taoyuan (桃園市), Kabupaten Hsinchu (新竹縣), Miaoli (苗栗), Changhua (彰化), Kota New Taipei (新北市), Kabupaten Yunlin (雲林縣), Kabupaten Chiayi (嘉義), dan Kota Chiayi (嘉義市) mencatatkan skala intensitas 2. Sedangkan wilayah lainnya seperti Kabupaten Taitung (台東縣), Kota Taichung (台中市), Kota Hsinchu (新竹市), Kota Taipei (台北市), Kota Keelung (基隆市), dan Kota Tainan (台南市) mencapai skala intensitas 1.

Foto: TVBS
Menurut Badan Meteorologi, gempa bumi yang terjadi merupakan hasil dari tabrakan antara lempeng Laut Filipina (菲律賓海板塊) dan lempeng Eurasia (歐亞大陸板塊). Setiap tahun, kedua lempeng tersebut saling bertabrakan dengan kecepatan sekitar 7 hingga 8 sentimeter, yang mana tekanan yang terjadi secara rutin akan mengakumulasi energi. Begitu energi tersebut mencapai titik tertentu, gempa bumi akan terjadi sebagai pelepasan gelombang seismik. Oleh karena itu, getaran gempa dirasakan oleh masyarakat.
Terkait dengan pertanyaan mengapa intensitas gempa di utara Taiwan hanya mencapai skala 1, namun terasa sangat kuat, Badan Meteorologi Taiwan menjelaskan bahwa ini disebabkan oleh struktur gedung yang padat dan fenomena cekungan Taipei, yang menciptakan efek resonansi yang membuat guncangan terasa lebih kuat bagi penduduk setempat.
Menurut data dari Badan Meteorologi Taiwan, sejak 30 tahun terakhir, termasuk gempa bumi yang terjadi pada malam ini, hanya tercatat delapan kejadian gempa dengan magnitudo lebih dari 5 SR di Taiwan. Badan Meteorologi memprediksi bahwa dalam tiga hari ke depan, mungkin akan terjadi gempa susulan dengan magnitudo antara 4,5 hingga 5 SR. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi terkait gempa yang mungkin terjadi.





