Per tanggal 1 Januari 2023 nanti, Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan resmi meluncurkan Pusat Layanan Satu Atap bagi Pekerja Migran Asing. Menurut layanan aduan 1955, kemudahan layanan satu atap ini akan disebut 5 in 1 yakni menaungi lima hal dalam satu atap mencakup pada pengurusan izin hingga pelatihan.
Melalui layanan ini, majikan bisa mengajukan hak mengikuti pelatihan, izin perekrutan, izin tinggal, asuransi kecelakaan kerja, dan asuransi kesehatan bagi pekerja migran yang bekerja untuk si majikan. Nantinya, semua hak-hak tersebut selain izin pelatihan dan perekrutan akan diterima oleh pekerja sete;ah mereka mengikuti pelatihan.
"Pekerja migran berhak mengikuti pelatihan di Pusat Layanan Satu Atap Pekerja Migran Asing di Taoyuan dan Kaohsiung. Materi pelatihan selama delapan jam mencakup adaptasi kehidupan, edukasi kesehatan, keselamatan kerja, hukum ketenagakerjaan, dan jaminan hak serta lainnya," demikian tulis 1955.
Selain itu ada juga pelatihan materi kehidupan yang mencakup pengaturan akomodasi tempat tinggal yang nyaman bagi PMA yang baru tiba di Taiwan, menunggu pemeriksaan kesehatan.
Adapun peserta mencakup pada PMA perekrutan baru yang bekerja sebagai pengasuh atau penata laksana rumah tangga. "Atau terhitung dari tanggal masuk Taiwan lima tahun lalu belum pernah mendapat pelatihan," tutur 1955.
Adapun majikan harus mengajukan permohonan lima hari sebelum pekerja migran masuk ke Taiwan. Adapun hal yang harus diperhatikan, setibanya di Taiwan, PMA juga harus kembali menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Sesuai dengan peraturan yang berlaku, majikan wajib mengatur pekerja migran menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit rujukan dalam kurun waktu tiga hari setelah masuk Taiwan," ucap 1955.





