Foto diambil dari : UDN News
Seorang WNA bermarga Chen di Shanhua, Tainan baru-baru ini menerima panggilan yang menunjukkan bahwa putranya, bermarga Ruan, sedang disekap oleh 4 orang dalam keadaan tidak mengenakan pakaian dan putranya mendapatkan tamparan pada bagian wajahnya. Melihat hal tersebut, Chen pun melaporkan kejadian ini ke polisi. Pada tanggal 17 Januari 2022 ini di Yunlin polisi telah menangkap 2 pelaku bermarga Tao dan Gao. Polisi mengatakan 4 orang pelaku ini akan di gugat dengan kasus pemerasan uang.
Menurut penyelidikan polisi, 4 pekerja migran ini menangkap Ruan dari asramanya, karena keempat orang ini tahu bahwa Ruan baru saja mengambil uang sebesar 30.000NTD hasil judi.
Empat pelaku ini membekap Ruan di Taoyuan dan keempatnya melarikan diri dari Taichung sampai Yunlin. Sesampainya mereka di Yunlin mereka menggunakan ponsel Ruan untuk menelfon ibunya Ruan dan meminta 200.000NTD sebagai uang tebusan.
Penyelidikan polisi menunjukkan bahwa korban tidak memiliki sengketa utang dengan tersangka, tersangka terus berlari dari tempat penyekapan dikarenakan takut akan ditangkap oleh polisi. Saat ini kejadian penyekapan ini masih perlu diselidiki lebih lanjut.
Kepala kepolisian Tainan mengatakan bahwa jika terjadi kejadian serupa atau menemukan kejadian serupa, diharapkan untuk segera melapor polisi.





